Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ikut berpartisipasi dalam Lomba dan Sarasehan Pekerja Kontruksi Indonesia tahun 2015, yang dimulai pada Senin (2-4/11/2015), di Gedung Balai Kontruksi Jakarta. Lomba dan Sarasehan Pekerja Kontruksi Indonesia tahun 2015 bert

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/11/kontruksi-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ikut berpartisipasi dalam Lomba dan Sarasehan Pekerja Kontruksi Indonesia tahun 2015, yang dimulai pada Senin (2-4/11/2015), di Gedung Balai Kontruksi Jakarta.</p> <p style="text-align: justify;">Lomba dan Sarasehan Pekerja Kontruksi Indonesia tahun 2015 bertema Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja Kontruksi Indonesia. Acara tersebut dibuka oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono. Basuki mengatakan bahwa kegiatan lomba ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kemampuan SDM para karyawan Kementerian PUPR terutama SDM untuk jasa kontruksi.</p> <p style="text-align: justify;">"Untuk mewujudkan penyelenggaraan infrastruktur yang efisien, efektif, berkualitas dan berdayasaing serta siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah ada di depan mata. Karena alasan tersebut maka lomba ini diadakan" kata Basuki.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu, Sekretaris Ditjen Cipta Karya Rina Agustin mengungkapkan bahwa Ditjen Cipta Karya mendukung penuh kegiatan ini. Ditjen Cipta Karya memiliki kegiatan pembangunan seperti air minum, air limbah dan persampahan, yang para pekerjanya juga diberikan pelatihan-pelatihan. Setelah itu mereka mendapat kesempatan untuk dilombakan.</p> <p style="text-align: justify;">Dengan harapan setelah mengikuti lomba ini para pekerja bisa menerapkan K3 yaitu kesehatan dan keselamatan kerja. Agar tidak terjadi kecelakaan atau Zero Accident.</p> <p style="text-align: justify;">Rina menambahkan bahwa ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang diikuti oleh Ditjen Cipta Karya. Kita melibatkan masyarakat, pekerja kontruksi agar yang dibangun sesuai dengan yang dicapai serta bisa memberikan muatan-muatan yang baik, kontruksi yang baik dan aman, ujar Rina. (ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p>