Satker Randal PIP mengadakan Workshop Sinkronisasi dan Keterpaduan Program Perencanaan Dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman tingkat Provinsi Kalimantan Utara di Tarakan, beberapa waktu lalu. Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Utara Heri Rudiyono mengatakan, pelaksa

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2016/03/20151113_keterpaduan_kaltara_bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Satker Randal PIP mengadakan Workshop Sinkronisasi dan Keterpaduan Program Perencanaan Dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman tingkat Provinsi Kalimantan Utara di Tarakan, beberapa waktu lalu.</p> <p style="text-align: justify;">Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Utara Heri Rudiyono mengatakan, pelaksanaan pembangunan bidang Cipta Karya harus memperhatikan isu-isu strategis di wilayah perencanaan dengan memperhatikan ketersediaan potensi sumber daya yang dimiliki daerah dengan tujuan menciptakan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan.</p> <p style="text-align: justify;">Berdasarkan konsep keterpaduan bidang Cipta Karya yang telah mengusung Gerakan 1000100 dan ditentukan program/kegiatan pada kabupaten/kota yang mengacu pada strategis kabupaten/kota. Kabupaten/kota harus memiliki Perda RTRW dan telah memiliki pedoman rencana program yang berkualitas di bidang Cipta Karya berupa Rencana Program Investasi Inftrastruktur Jangka Menengah (RPI2JM kabupaten/kota), ungkap Heri.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara, Kasatker Randal PIP Provinsi Kalimantan Utara Mia Amalia menjelaskan, tujuan dari Workshop tersebut yaitu mensinkronisasikan usulan kegiatan dari kabupaten/kota berdasarkan dokumen perencanaan (RPIJM/MP, RTRW, RPJPD/RPJMD) dengan kebijakan penganggaran sektor (<em>readiness criteria</em> sektor, alokasi pagu) dan kebijakan keterpaduan program bidang Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.</p> <p style="text-align: justify;">Selain itu untuk merencanakan dan menganggarkan program-program kegiatan bidang Cipta Karya tahun 2015-2019 dengan mengacu pada Gerakan 100-0-100, dan menentukan lokasi dan penyiapan rencana program keterpaduan yang tertuang dalam kegiatan RPIJM dengan mengacu pada kawasan strategi kabupaten/kota, serta tersampaiakannya <em>readiness criteria</em> program-program kegiatan tahun 2017-2019, ujar Mia. (Zulkifli/Randal/Kaltara/bns)</p>