Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan Workshop Evaluasi Akhir Tahun Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2015 Provinsi Kalimantan Selatan dengan tema Inovasi Teknologi dan Strategi Kerjasama CSR Bidang Cipta Karya,

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2016/03/20151127_kalsel_akhir_tahun_bsr.jpg"></a>Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan Workshop Evaluasi Akhir Tahun Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2015 Provinsi Kalimantan Selatan dengan tema Inovasi Teknologi dan Strategi Kerjasama CSR Bidang Cipta Karya, di Kabupaten Banjar selama dua hari (26-27/11/2015).</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Kasatker Randal PIP Provinsi Kalimantan Selatan, Patmo Suryo Wiharto mengatakan, selain mengukur tingkat pencapaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan indikator baseline kinerja kabupaten/kota terhadap kegiatan APBN, penyerapan DDUB kabupaten/kota juga mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh masing-masing Satuan Kerja.</p> <p style="text-align: justify;">Kita juga mengundang pihak swasta dalam rangka mengajak kabupaten/kota untuk menggunakan pendanaan pembangunan juga bisa berasal dari pihak swasta (program CSR). Kita harus membuka peluang kerjasama antara kabupaten/kota dengan pihak swasta terutama dalam mempercepat capaian target Gerakan 100-0-100, karena apabila hanya mengandalkan APBN dan APBD dikhawatirkan hal tersebut tidak akan tercapai pada 2019, ungkap Patmo.</p> <p style="text-align: justify;">Patmo mengingatkan, progres fisik dan keuangan untuk kegiatan APBN Reguler Cipta Karya berdasarkan data yang dilaporkan e-Monitoring online saat ini baru mencapai Rp. 195,21 miliar atau 66,35% untuk progres keuangan dan 70,28% untuk fisik, terdapat deviasi hingga akhir tahun 2015 sebesar Rp. 99,02 Miliar atau 33,65% untuk keuangan dan 29,72% untuk fisik. Hal ini menjadi perhatian yang sangat serius karena pelaksanaan tahun 2015 yang tinggal beberapa hari lagi.</p> <p style="text-align: justify;">Workshop diikuti oleh 64 peserta dari Satgas Pendampingan Perencanaan dan Pengendalian Program Bidang Cipta Karya Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan, Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum/Cipta Karya/Permukiman, Dinas Kebersihan/Pertamanan/BLHD Kabupaten/Kota untuk membahas Evaluasi Kinerja Provinsi Kalimantan Selatan Terkait Bidang Cipta Karya. Selain itu juga membahas Strategi dan Potensi Kerjasama CSR dengan narasumber Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Kalsel, PD-PAL, PELINDO.(Randal Kalsel/bns)</p>