Perencanaan program infrastruktur permukiman yang tertuang dalam Dokumen Rencana Pembangunan Infrastruktur Investasi Jangka Menengah (RPI2JM) Bidang Cipta Karya tetap mengacu pada Dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah disusun Pemerintah Kabupaten/Kota. Hal tersebut dikatakan Kepala

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2016/03/20151201_sumbar_harbak_bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Perencanaan program infrastruktur permukiman yang tertuang dalam Dokumen Rencana Pembangunan Infrastruktur Investasi Jangka Menengah (RPI2JM) Bidang Cipta Karya tetap mengacu pada Dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah disusun Pemerintah Kabupaten/Kota.</p> <p style="text-align: justify;">Hal tersebut dikatakan Kepala Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman dan Penataan Bangunan Provinsi Sumatera Barat, Yolly D. Asrar, disela memperingati Hari Tata Ruang di Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman (Prasjaltarkim) Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (28/11/2015).</p> <p style="text-align: justify;">Lebih lanjut Yolly menjelaskan, pengembangan infrastruktur permukiman seperti jalan lingkungan, saluran, dan penataan pada lingkungan bertujuan untuk menciptakan ruang yang aman, nyaman dan berkelanjutan dengan berlandaskan semangat mewujudkan perlindungan terhadap fungsi ruang dan mencegah dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang itu sendiri.</p> <p style="text-align: justify;">Hari Tata Ruang Tahun 2015 yang mengangkat tema Tanah Untuk Ruang Hidup ini diperingati dengan rangkaian acara jalan santai, dilanjutkan dengan bersih pantai yang dipusatkan di Muaro Lasak.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara, Kepala Dinas Prasjaltarkim Provinsi Sumatera Barat Suprapto, dalam peringatan Hari Tata Ruang Tahun 2015 ini mehimbau untuk memanfaatkan ruang sesuai dengan peruntukkan dan fungsinya.(rjp/randalsumbar/bns)</p>