Dalam rangka konsolidasi progres pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2015 dan pelelangan dini kegiatan Tahun Anggaran 2016, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR menyelenggarakan acara Persiapan Pelaksanaan Kegiatan TA. 2016 di Lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya,di Surabaya,

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2016/03/20151202_jatim_workshop_bsr.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Dalam rangka konsolidasi progres pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2015 dan pelelangan dini kegiatan Tahun Anggaran 2016, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR menyelenggarakan acara Persiapan Pelaksanaan Kegiatan TA. 2016 di Lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya,di Surabaya, Rabu (25/11/2015).</p> <p style="text-align: justify;">Hadir dalam kegiatan ini seluruh Satker Pusat dan Satker Provinsi (PAMS, PKP-PB dan Randal) dari 33 provinsi dengan lebih dari 600 peserta.</p> <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas PU Cipta Karya Provinsi Jawa Timur, Gentur dalam pembukaan acara menghimbau agar persiapan pelelangan TA. 2016 yang telah siap agar segera dimulai pada bulan November 2015 sehingga kontrak dapat dilakukan pada awal Januari 2016. Lebih lanjut Gentur mengungkapkan, progres capaian Kementerian PUPR per 25 November baru mencapai 58,52 % sedangkan waktu pelaksanaan hanya 3 minggu, padahal Menteri PUPR menargetkan prognosis Kementerian akhir tahun 2015 sebesar 93 %. Untuk itu Gentur berharap seluruh Satuan Kerja di lingkungan Ditjen Cipta Karya agar dapat mencapai target tersebut dengan bekerja keras selama sisa waktu ini dan selalu melakukan pembaruan data pada e-monitoring.</p> <p style="text-align: justify;">Selanjutnya Kasubdit Pengelolaan Data dan Sistem Infromasi, Direktorat KIP Sri Murni E.K menekankan, Satker di daerah harus solid dan mampu mempersiapkan pelelangan TA 2016 dengan baik sebab adanya peralihan sistem pengadaan dari e-procurement ke e-tendering (SPSE) dan e-purchasing harus disikapi secara bijak.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam acara ini juga disampaikan tentang materi implementasi etendering (SPSE) dan epurchasing serta sinkronisasi data dengan emonitoring dan sirup yang disampaikan oleh narasumber dari Biro pengelolaan BMN dan Layanan Pengadaan, dan Pusdatin. (ef&amp;bap/randaljatim/ari)</p>