Sebagai rangkaian Hari Bakti PU ke-70, kita telah melaksanakan kegiatan yang menyajikan berbagai hasil pembangunan infrastruktur yang telah dicapai oleh program-program pemberdayaan masyarakat melalui program PISEW, P2KKP, Sanimas, PPIP, Pamsimas, dan NUSSP, kata Direktur Pengembangan Permukiman

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2016/03/20151209_penutupan_bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Sebagai rangkaian Hari Bakti PU ke-70, kita telah melaksanakan kegiatan yang menyajikan berbagai hasil pembangunan infrastruktur yang telah dicapai oleh program-program pemberdayaan masyarakat melalui program PISEW, P2KKP, Sanimas, PPIP, Pamsimas, dan NUSSP, kata Direktur Pengembangan Permukiman yang diwakili oleh Kepala Subdit Kawasan Permukiman Perdesaan Hendarko Rudi Susanto saat menutup acara Pameran dan Talkshow dengan tema Membangun Kawasan Menuju Masyarakat Mandiri di Jakarta, Selasa (08/12/2015).</p> <p style="text-align: justify;">Rudi mengungkapkan, upaya yang perlu dilakukan sebagai keberlanjutan program pemberdayaan berbasis masyarakat kedepan adalah mendorong seluruh pimpinan daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menindaklanjuti hasil-hasil pembelajaran program yang telah diterima di setiap kabupaten. Untuk itu kemandirian pembiayaan, sinergitas perencanaan lintas sektoral, kelembagaan lokal yang mandiri, serta pemanfaatan pendamping di lapangan dalam mempercepat kualitas SDM masyarakat menjadi penting untuk ditindaklanjuti.</p> <p style="text-align: justify;">Menurut Rudi, pameran dan talkshow tersebut merupakan upaya untuk memberikan kesempatan berbagi pengalaman antarpelaku dan pengamat agar program-program pemberdayaan di lingkungan Ditjen Cipta Karya, termasuk PISEW dapat dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah secara mandiri.</p> <p style="text-align: justify;">Saya sangat berterima kasih dan apresiasi terhadap Pemerintrah Daerah yang telah menampilkan keberhasilan pembangunan infrastruktur dalam mendukung kawasan-kawasan yang memiliki komoditas unggulan dan hasil produksi komuditas unggulan disetiap daerah. Saya harap, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dapat mensinergikan program-program pembangunan infrastruktur yang berbasis pemberdayaan, harap Rudi.(kompuck)</p>