Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrstruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Workshop Evaluasi Akhir Tahun Program Bidang Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2015, di Kendari selama 2 hari (14-15/12/2015) dengan peserta berjumlah

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2016/03/20151216_sultra_akhir_tahun_bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrstruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Workshop Evaluasi Akhir Tahun Program Bidang Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2015, di Kendari selama 2 hari (14-15/12/2015) dengan peserta berjumlah 40 orang, yang terdiri atas unsur Satker, Staf Operator pelaporan baik SAI maupun e-Monitoring Bidang Cipta Karya pada Satker yang berada di kabupaten/kota.</p> <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Suhardiman menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja setiap Kepala Satuan Kerja di kabupaten/kota sebagai pelaksanan kegiatan APBN di daerah selama satu Tahun Anggaran ini. Selain itu, memberikan pendampingan dalam penyusunan format-format evaluasi kinerja yang wajib dilakukan oleh setiap Satker secara periodik, sehingga diharapkan dapat memenuhi syarat akuntabilitas pengelolaan keuangan negara serta mendukung dalam hal pencapaian Standar Pelayanan Minimal Lingkup bidang Cipta Karya.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara, Kasubdit Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Direktorat Keterpaduan Infrastuktur Permukiman Sri Murni Edi menjelaskan, kebijakan program bidang Cipta Karya kepada Pemda Provinsi/Kabupaten/Kota mengenai keterpaduan perencanaan yang meliputi 3 pendekatan yaitu pertama, membangun sistem, sasaran strategisnya memberikan dukungan pembangunan sistem infrastruktur dengan memprioritaskan sistem infrastruktur Provinsi/Kabupaten/Kota. Kedua, fasilitasi Pemda Provinsi/Kabupaten/Kota, sasaran strategisnya melakukan fasilitasi kepada Pemda dalam penguatan kelembagaan, keuangan termasuk pembinaan teknis terhadap tugas dekonsentrasi dan pembantuan. Ketiga, memberdayakan masyarakat, sasaran strategisnya memberikan dukungan pembangunan infrastruktur melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat.</p> <p style="text-align: justify;">Saya harap kerjasama yang baik dari semua pihak untuk mendukung program bidang Cipta karya, karena Pemerintah Pusat tidak bisa bekerja sendiri tetapi butuh dukungan dan kemitraan dari semua lapisan baik dalam hal pendanaan maupun keberlanjutan program ini, harap Sri Murni. (eny-randal sultra/bns)</p>