Menjelang berakhirnya Tahun Anggaran 2015, Subdit Pengolahan Data dan Sistem Informasi Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Ditjen Cipta Karya, Kamis (17-12-2015) melakukan kunjungan di Provinsi Kalimantan Selatan. Kunjungan dilakukan untuk dokumentasi terkait hasil-hasil pembangunan de

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2016/03/20151221_kalsel_kunjungan_bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Menjelang berakhirnya Tahun Anggaran 2015, Subdit Pengolahan Data dan Sistem Informasi Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Ditjen Cipta Karya, Kamis (17-12-2015) melakukan kunjungan di Provinsi Kalimantan Selatan. Kunjungan dilakukan untuk dokumentasi terkait hasil-hasil pembangunan dengan dana APBN Ditjen Cipta Karya TA 2015 dan mengampanyekan gerakan 100-0-100.</p> <p style="text-align: justify;">Kasatker Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman, Patmo Suryo Wiharto saat ditemui di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalsel mengatakan, ada beberapa hal menarik untuk didokumentasikan, seperti Kawasan Pusaka dan Kota Metropolitan Baru Banjarbakula (Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, dan Tanah Laut). Karena selain kita bisa melihat keterpaduan program multisektoral Cipta Karya, disana juga tersemat identitas lokal yang bersamaan muncul menjadi<em>branding</em>kota/kabupaten, jelas Patmo.</p> <p style="text-align: justify;">Patmo menjelaskan, kunjungan akan dilakukan di beberapa tempat sebagai sampel dari lokasi pekerjaan Satker PAMS dan PKP2B yang dirasa representatif dalam mewujudkan gerakan 100-0-100, khususnya pada empat kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan, yaitu Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, dan Banjar.</p> <p style="text-align: justify;">Pendokumentasian dilakukan selama tiga hari dengan mengunjungi IPLT Mandiangin, SPAM Regional Banjarbakula di Kota Banjarbaru dan IKK Pleihari di Kabupaten Tanah Laut, TPS 3R Kampung Gadang, Kota Pusaka di RK Ilir dan Penataan Bangunan di Zafri Zam-zam Kota Banjarmasin, serta daerah Minapolitan Cindai Alus di Kabupaten Banjar. (Hardian Wahyudi-Randal Kalsel/ari)</p>