Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Ditjen Cipta Karya melalui Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Workshop Standar Pelayanan Minimal (SPM), Sistem Informasi Manajemen Evaluasi Kinerja (SIM EKA) dan

<p style="text-align: justify;">Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Ditjen Cipta Karya melalui Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Workshop Standar Pelayanan Minimal (SPM), Sistem Informasi Manajemen Evaluasi Kinerja (SIM EKA) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Program Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2016, di Kendari, Jumat (07-08/10/2016).</p> <p style="text-align: justify;">Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri dari Dinas PU Provinsi Sultra, Satker Sektoral Bidang Cipta Karya dan tenaga operator aplikasi sistem pelaporan Direktorat Jenderal Cipta Karya. Kegiatan ini di bagi kedalam dua kelas yaitu kelas untuk operator DAK dan kelas untuk operator SPM, SIM EKA.</p> <p style="text-align: justify;">Kepala Satker Randal PIP Provinsi Sultra, yang diwakili oleh PPK Randal Laode Syamsuddin Pamone, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Randal PIP Provinsi Sultra sebagai perpanjangan tangan Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman ingin mengetahui progress capaian DAK, kegiatan-kegiatan sektor lingkup Direktorat Cipta Karya yang berada di kabupaten/kota tahun 2015 serta tahun 2016, terkait sejauhmana manfaat yang didapatkan oleh masyarakat sehubungan dengan pembangunan infrastruktur Cipta Karya. Informasi tersebut sangat membantu untuk memetakan capaian Gerakan 100-0-100, jelas Syamsuddin.</p> <p style="text-align: justify;">Syamsuddin berharap semoga semua kegiatan Keciptakaryaan khususnya di wilayah Provinsi Sultra dapat terlaksana secara optimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara maksimal. (eny_randal Sultra/ari)</p>