Berdasarkan hasil penginputan usulan kegiatan program jangka menengah kabupaten/kota melalui aplikasi SIPPaofflinemasih banyak yang belum maksimal dalam memasukkan data, untuk itu Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Sulawesi Selatan mel

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2016/03/20160317_sulsel_bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Berdasarkan hasil penginputan usulan kegiatan program jangka menengah kabupaten/kota melalui aplikasi SIPPa<em>offline</em>masih banyak yang belum maksimal dalam memasukkan data, untuk itu Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Konsolidasi Data Aplikasi SIPPa bidang Cipta Karya di Ruang Rapat Satker Bangkim Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Rabu (16/03/2016).</p> <p style="text-align: justify;"><span style="line-height: 1.5em;">Kepala Satker Randal PIP Provinsi Sulawesi Selatan M. Syarif Sarebong mengatakan, sejauh ini dapat dilihat bahwa aplikasi SIPPa belum sempurna, sehingga masih terus dilakukan updating aplikasi yang masih sering mengalami perubahan, diharapkan kedepanannya aplikasi SIPPa ini dapat sempurna.</span></p> <p style="text-align: justify;">Pertemuan ini merupakan ajang<em>sharing</em>antara kabupaten/kota dengan Satker Provinsi dengan harapan petugas SIPPa kabupaten/kota baik yang baru maupun lama dapat mengoperasikan aplikasi SIPPa, sehingga dalam penyusunan program dan anggaran bidang Cipta Karya akan lebih mudah dilakukan secara mandiri oleh kabupaten/kota melalui aplikasi SIPPa<em>Offline</em>dan<em>Online</em>, jelas Syarif.</p> <p style="text-align: justify;">Syarif mengungkapkan, program RPIJM merupakan program 5 tahunan untuk kegiatan bidang Cipta Karya yang didalamnya terdapat program kegiatan sektor Cipta Karya seperti Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Bina Penataan Bangunan, dan Pengembangan Kawasan Permukiman.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam kesempatan ini juga Syarif menghimbau kepada para Satgas kabupaten/kota agar dapat mengkaji ulang dokumen RPIJM dan menyusun Renstra kabupaten/kota yang mengacu kepada Renstra Cipta Karya 2015-2019 dan mendukung gerakan 100-0-100.</p> <p style="text-align: justify;">Untuk tahun ini ada satu lembaga yang sudah mulai berfungsi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yaitu Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) dimana tugasnya menata sebuah wilayah atau kawasan yang dianggap strategis didalam pengembangan ekonomi nasional, tutup Syarif. (Jamal-Randal SulSel/bns)</p>