Di tahun 2016 ini, Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Infrastruktur Permukiman Propinsi Sulawesi Tengah berkomitmen untuk mengentaskan 0% permukiman kumuh, 100% akses air minum aman serta 100% akses sanitasi layak sampai dengan tahun 2019. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Banggai Laut

<p style="text-align: justify;">Di tahun 2016 ini, Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Infrastruktur Permukiman Propinsi Sulawesi Tengah berkomitmen untuk mengentaskan 0% permukiman kumuh, 100% akses air minum aman serta 100% akses sanitasi layak sampai dengan tahun 2019.</p> <p style="text-align: justify;">Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Wakil Bupati Kabupaten Banggai Laut Tuty Hamid, dalam Rapat Keterpaduan Program Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2016, Senin (6/4/2016) di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Laut.</p> <p style="text-align: justify;">Tuty menjelaskan, pembangunan infrastruktur bidang Cipta Karya untuk mendukung tujuan dan strategi Direktorat Jenderal Cipta Karya dalam meningkatkan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan hunian dan permukiman yang layak salah satunya yang terdapat di Kabupaten Banggai Laut ini.</p> <p style="text-align: justify;">Beberapa langkah strategis dalam mewujudkan hal tersebut diantaranya melalui pencapaian amanah pembangunan nasional dengan mengurangi luasan kawasan permukiman kumuh perkotaan hingga 0%, mewujudkan permukiman perdesaaan yang berbasis kepada produktifitas kawasan, serta pembangunan dan pengembangan kawasan rawan dan pasca bencana," tutur Tuty.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara, PPK Satker Randal Perencanaan Provinsi Sulawesi Tengah Djoni Eko berharap, dengan penyelenggaraan acara rapat keterpaduan ini para peserta dapat memperoleh pemahaman yang utuh terkait arah dan kebijakan Bidang Cipta Karya TA. 2016 serta tersusunnya upaya percepatan pelaksanaan kegiatan demi mencapai target kinerja pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan dalam satu tahun ini, sekaligus memastikan agar keberlanjutan pelaksanaan kegiatan pada tahun 2016 dapat disiapkan dan direncanakan dengan optimal. (Hendra Randal Sulteng/ari)</p>