Guna mendukung Program Pemerintah 100-0-100 terhadap air minum dan sanitasi serta mengurangi permukiman kumuh, Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Jawa TimurmenyelenggarakanFocus Group Discussion(FGD) IV Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Gerakan

<p style="text-align: justify;">Guna mendukung Program Pemerintah 100-0-100 terhadap air minum dan sanitasi serta mengurangi permukiman kumuh, Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Jawa Timurmenyelenggarakan<em>Focus Group Discussion</em>(FGD) IV Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Gerakan Nasional 100-0-100,di Pamekasan, Selasa (11/10/2016).</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Rapat ini dihadiri unsur Dinas PU, Bappeda dan PDAM Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur.Tujuan diselenggarakan acara ini yaitu untukvalidasi data capaian pelayanan bidang Cipta Karya tahun 2015,pengumpulan data infrastruktur Cipta Karya di daerah,validasi data target, pendanaanRPJMD sampai tahun 2019, danpenyepakatan target 100-0-100 sampai tahun 2019.</p> <p style="text-align: justify;">Acara ini dibuka olehKepala Satker Randal PIP Provinsi Jawa Timur yang diwakiliPPK Perencanaan, Lustiana Dewi. Dalam sambutannya, Dewi menyampaikan sasaran pembangunan kawasan permukiman yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang RPJMN Tahun 2015-2019, merupakan dasar Gerakan Nasional 100-0-100.</p> <p style="text-align: justify;">Pelaksanaan kegiatan ini merupakanrangkaian penyusunan dokumen RAD Provinsi Jawa Timur sebagaiupaya mengintegrasikan berbagai program dan kegiatan pembangunan Bidang Cipta Karya guna pemenuhan kebutuhan masyarakat untuk air minum dan sanitasi serta kawasan permukiman kumuh sehingga dapat terpenuhi Gerakan 100-0-100 pada tahun 2019, tutur Dewi.</p> <p style="text-align: justify;">Dewi berharap, agar semua pihak (<em>stakeholder)</em>yang terkait dalam penyusunan dokumen RAD Provinsi Jawa Timur dapat berperan aktif sehingga dokumen yang telah disusun dapatberfungsi sebagai dokumen yang dipedomani untuk melaksanakan program dan kegiatan dalam penyelenggaraan pembangunan daerah BidangCipta Karya. Semoga pada akhir bulan ini semua dokumen sudah terkumpul dan telah disusun sehingga menjadi dokumen acuan guna keberhasilan penyelenggaraan pembangunan Bidang Cipta Karya dan terpenuhinya Gerakan 100-0-100 di tahun 2019, lanjut Dewi. (bap-randal.jatim/ari)</p>