Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman (KIP) Ditjen Cipta Karya melalui Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Infrastruktur Permukiman Propinsi Sulawesi Tengah berkomitmen untuk mengentaskan 0% akses kumuh, 100% akses air bersih serta 100% akses sanitasi sampai dengan tahun 2019. Ha

<p style="text-align: justify;"> Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman (KIP) Ditjen Cipta Karya melalui Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Infrastruktur Permukiman Propinsi Sulawesi Tengah berkomitmen untuk mengentaskan 0% akses kumuh, 100% akses air bersih serta 100% akses sanitasi sampai dengan tahun 2019. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan Propinsi Sulawesi Tengah Lania Laosa, dalam acara Rapat Keterpaduan Program Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2016, Selasa (12/4/2016) di Ruang Rapat Kantor Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan.</p> <p style="text-align: justify;">Lania menjelaskan, pembangunan infrastruktur permukiman untuk mendukung tujuan dan strategi Direktorat Jenderal Cipta Karya dalam meningkatkan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan hunian dan permukiman yang layak salah satunya terdapat di Kabupaten Banggai Kepulauan ini.</p> Beberapa langkah strategis dalam mewujudkan hal tersebut diantaranya melalui pencapaian amanah pembangunan nasional dengan mengurangi luasan kawasan permukiman kumuh perkotaan hingga 0%, mewujudkan permukiman perdesaaan yang berbasis kepada produktifitas kawasan, serta pembangunan dan pengembangan kawasan rawan dan pasca bencana, tutur Lania. <p style="text-align: justify;">Dalam rapat keterpaduan Kepala Satker Raldal Prov. Sulawesi Tengah, yang diwakili oleh PPK Perencanaan Satker Randal Djoni Eko berharap, dengan penyelenggaraan acara rapat keterpaduan ini para peserta dapat memperoleh pemahaman yang utuh terkait arah dan kebijakan bidang Cipta Karya TA. 2016 serta tersusunnya upaya percepatan pelaksanaan kegiatan demi mencapai target kinerja pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan dalam satu tahun ini, sekaligus memastikan agar keberlanjutan pelaksanaan kegiatan pada tahun 2016 dapat disiapkan dan direncanakan dengan optimal. (Hendra Randal Sulteng/ari)</p>