Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Ditjen Cipta Karya, Dwityo A Soeranto melakukan peninjauan lapangan kegiatan Hibah Air Minum di Kota Semarang, Selasa, (17/05/2016). Pelaksanaan Program Hibah Air Minum di Kota Semarang telah dilaksanakan sejak tahun 2012 melalui bantuan Pemerintah Aust

Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Ditjen Cipta Karya, Dwityo A Soeranto melakukan peninjauan lapangan kegiatan Hibah Air Minum di Kota Semarang, Selasa, (17/05/2016). <p style="text-align: justify;">Pelaksanaan Program Hibah Air Minum di Kota Semarang telah dilaksanakan sejak tahun 2012 melalui bantuan Pemerintah Australia. Pada Kesempatan kali ini Direktur KIP meninjau Kelurahan Tambakharjo, Kecamatan Semarang Barat yang merupakan salah satu daerah yang mendapatkan Program Hibah Air Minum.</p> <p style="text-align: justify;">Program Hibah Air Minum merupakan program berbasis kinerja dimana Pemerintah Daerah melalui PDAM melakukan investasi terlebih dahulu dan dilakukan penggantian berdasarkan prestasi Sambungan Rumah (SR) yang terbangun, terutama untuk kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).</p> <p style="text-align: justify;">Sejak tahun 2015, Pemerintah Kota Semarang mendapatkan alokasi hibah air minum yang berasal dari APBN murni untuk 1456 Sambungan Rumah atau setara dengan Rp. 4.368.000.000. Sedangkan di tahun 2016, Pemerintah Kota Semarang direncanakan melaksanakan program hibah air minum untuk 1.666 SR atau setara dengan Rp. 5 Milyar.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam kunjungannya Dwityo menyempatkan untuk berinteraksi dengan masyarakat dimana masyarakat yang ada di Tambakharjo rata-rata sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Diharapkan untuk Hibah Air Minum tahun ini dapat semakin membantu masyarakat untuk mendapatkan Air Minum yang layak dengan mudah, tutur Dwityo. (tata_randlajateng/ari)</p>