Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ikut serta dalam Pameran Indowater yang berlangsung pada (17-19/07/2019) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Pameran tersebut dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang dalam sambutannya Wapres menegaskan untuk dapat memaksimalkan pemakaian teknologi dalam pengelolaan kota.


“Memaksimalkan pemakaian teknologi dapat berupa pengelolaan sampah menjadi tenaga listrik, pengaturan lalu lintas yang efisien, akses ke layanan kesehatan yang mudah berkat teknologi, serta ketersediaan air bersih hingga ke tangan konsumen,” ujar Jusuf Kalla.

Dalam pameran tersebut diselenggarakan secara bersamaan dengan Indonesia International Smart City Expo & Forum (IISMEX). Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Edward Abdurrahman menjadi salah satu pembicara dalam forum tersebut dengan mengangkat tema Strengthening The Cooperation & Coordination in Developing Smart, Safe, and Sustainable Cities.

Edward menjelaskan bahwa Kementerian PUPR dalam hal ini Ditjen Cipta Karya sudah melakukan rapat koordinasi berbasis internet of things yakni melalui video conference bersama Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) di 34 provinsi di Indonesia.

“Selama ini jika melakukan rapat koordinasi, bapak ibu yang dari daerah berkumpul di suatu tempat yang telah disepakati dan itu memakan biaya yang berat, biaya transportasi dan biaya hotel. Maka dengan hal ini, kami melakukan inovasi dengan melakukan video conference dengan daerah guna menyingkat waktu dan menghemat biaya,” ujar Edward.

Lebih lanjut, Edward mengungkapkan dalam sustainable cities Kementerian PUPR telah menerapkan sistem green building yang dapat menghemat penggunaan listrik hingga 40% dari total emisi. Pengembangan Kampus PUPR diarahkan pada pengembangan kampus dengan luas ruang terbuka hijau (RTH) yang lebih besar, zero run off; pembatasan sirkulasi kendaraan bermotor, jalur pejalan kaki yang terintegrasi, termasuk untuk difabel, pengembangan sistem Mekanikal, Elektrikal, Plumbing (MEP), serta manajemen persampahan yang terintegrasi

 “Gedung yang kita gunakan merupakan gedung yang kita kelola dengan efisien, baik penggunaan listrik, air dan limbah yang kita olah agar menjadi ramah lingkungan,” tutup Edward. (kompuck)