“Dengan batasan tidak ada perubahan pagu Direktorat Jenderal Cipta Karya secara keseluruhan, maka perlu dilakukan optimalisasi terhadap kegiatan Tahun Anggaran 2019 yang sudah direncanakan sebelumnya” ungkap Iwan Suprijanto selaku Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olah raga dan Pasar dalam membuka acara Workshop Pembahasan Optimalisasi Kegiatan Tahun Anggaran 2019 Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kamis (4/7/2019) di Harris Hotel Bali.


“Dengan batasan tidak ada perubahan pagu Direktorat Jenderal Cipta Karya secara keseluruhan, maka perlu dilakukan optimalisasi terhadap kegiatan Tahun Anggaran 2019 yang sudah direncanakan sebelumnya” ungkap Iwan Suprijanto selaku Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olah raga dan Pasar dalam membuka acara Workshop Pembahasan Optimalisasi Kegiatan Tahun Anggaran 2019 Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kamis (4/7/2019) di Harris Hotel Bali.

Menurut Iwal, hal tersebut dikarenakan dalam proses pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2019, terdapat kegiatan-kegiatan yang bersifat strategis nasional/direktif/mendesak yang belum terakomodasi pada DIPA awal.

Iwan melanjutkan, dengan adanya kegiatan optimalisasi ini maka terdapat beberapa hal yang perlu dipehatikan diantaranya adalah perubahan paket kegiatan untuk kebutuhan optimalisasi ini agar diselesaikan dan difinalkan, dilakukan percepatan penyiapan proses pelelangan, paralel dengan proses persetujuan Menteri PUPR, serta seluruh readiness criteria (RC) yang diperlukan agar dapat segera dipenuhi sehingga dapat mempercepat proses pelelangan.

“Dengan adanya reorganisasi Direktorat Jenderal Cipta Karya pada Tahun 2019 ini, salah satu implikasi yang dihadapi adalah agak tertahannya progress pelaksanaan kegiatan yang sudah tercantum pada DIPA, sehingga sisa waktu pelaksanaan kegiatan semakin terbatas, hal inilah yang perlu menjadi perhatian kita semua” tutur Iwan.

Iwan berharap kedepannya Para Kepala Balai di masing-masing provnsi agar dapat menyusun strategi dan rencana percepatan pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2019 serta melakukan koordinasi secara intensif dengan Balai P2JK untuk memastikan proses lelang paket-paket sehingga dapat mendukung pencapaian target kinerja Direktorat Jenderal Cipta Karya secara khusus, dan secara umum dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas secara maksimal. (occa-BPPW Bali)