Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT Herman Tobo melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) PLBN Motaain, PLBN Wini dan PLBN Motamasin guna melakukan serah terima sementara pemanfaatan fasilitas zona pendukung yang sudah terbangun pada PLBN tersebut, Jumat (14/06/2019).


Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT Herman Tobo melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) PLBN Motaain, PLBN Wini dan PLBN Motamasin guna melakukan serah terima sementara pemanfaatan fasilitas zona pendukung yang sudah terbangun pada PLBN tersebut, Jumat (14/06/2019).

Dalam kunjungan ini, Herman menyampaikan bahwa berdasarkan arahan Menteri PUPR pada saat kunjungan lapangan agar semua fasilitas pada zona pendukung yang sudah terbangun dapat segera dimanfaatkan. Hal ini dimaksudkan agar fasilitas tersebut menjadi layak fungsi.

Sementara itu, salah satu perwakilan dari BNPP di PLBN Wini Sarlitje merasa bahwa sarpras yang dibangun ini sangat dibutuhkan terlebih untuk Mes Indonesia, hampir sebagian pegawai masih tinggal di rumah kontrakan bahkan ada yang tinggal di kantor. “Oleh karena itu, diharapkan sarpras yang sudah dibangun ini dapat difungsikan,” kata Sarlitje.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Maria Ludji yang merupakan salah satu penjual asongan di areal PLBN Motaain. Maria menyampaikan bahwa sarana pasar perbatasan ini sangat dibutuhkan dan menginginkan agar secepatnya dapat dimanfaatkan. “Saat ini saya hanya menjual di pingiran jalan tempatnya kurang nyaman jika pasar sudah difungsikan maka aktivitas ekonomi akan semakin maju,” tutur Maria.

Adapun zona pendukung yang akan diserahterimakan, antara lain untuk PLBN Motaain yaitu pasar perbatasan, Wisma Indonesia, terminal transit, mes pegawai, dan rest area. Selain itu, untuk PLBN Winni yaitu Wisma Indonesia, mes pegawai, gedung serbaguna dan untuk PLBN Motamasin yaitu mes pegawai, Wisma Indonesia, pasar perbatasan, rest area, dan terminal transit. (bppwntt/ari)