Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian (Satker Randal) Provinsi Sumatera Barat menggelar workshop e-Monitoring (Reguler dan DAK) dan Laporan Keuangan, selama tiga hari yang dimulai Senin (23- 25/05/2016) di Padang. Tujuan dari workshop adalah untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam

<p style="text-align: justify;">Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian (Satker Randal) Provinsi Sumatera Barat menggelar workshop e-Monitoring (Reguler dan DAK) dan Laporan Keuangan, selama tiga hari yang dimulai Senin (23- 25/05/2016) di Padang. Tujuan dari workshop adalah untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam keuangan negara serta meningkatkan kualitas kinerja sistem pelaporan Satuan Kerja PIP Kabupaten/Kota.</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Sekretaris Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat, Firman Dalil dalam sambutannya mengungkapkan Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2016 mendapatkan kucuran dana APBN melalui Ditjen Cipta Karya sebesar Rp.365,4 Miliar dengan realisasi keuangan sebesar Rp. 36 Miliar (9,8%) dan realisasi fisik 9,7%.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu Kepala Satker Randal PIP Provinsi Sumbar yang diwakili PPK Pengendalian, Elfitri Oktavia menerangkan maksud dari pelaksanaan workshop ini salah satunya adalah meningkatkan kualitas SDM petugas Satker PIP Kabupaten/Kota dalam penyampaian pelaporan progress fisik dan keuangan secara online baik kegiatan Reguler Satker PIP Kabupaten/Kota maupun pelaporan e-Monitoring DAK Bidang Air Minum dan Sanitasi Kabupaten/Kota.</p> <p style="text-align: justify;">"Petugas keuangan (SAIBA, SIMAK BMN, e-Monitoring) Satker PIP 19 kabupaten/kota akan dilatih dalam hal pemantapan aplikasi oleh narasumber dari Direktorat Jenderal Anggaran dan tim Satker Randal PIP Sumbar," tutur Elfitri.(rjp/randalsumbar/ari)</p>