Dalam rangka penyelenggaraan bidang infrastruktur permukiman berbasis masyarakat, Direktorat Jenderal Cipta Karya membentuk Satuan Kerja Pembangunan Infrastruktur Permukiman (PIP) yang menangani pelaksanaan kegiatan berbasis masyarakat di Kabupaten/Kota dalam mendukung Gerakan 100-0-100.


Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Selatan Andi Bakti Haruni saat membuka acara Pembinaan Teknis Petugas Pelaporan (e-Monitoring)  Pada Satuan Kerja Pembangunan Infrastruktur Permukiman, di Makassar, Senin (16/07/2018). Sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 14/PRT/M/2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Kementerian Pekerjaan Umum yang Merupakan Kewenangan Pemerintah dan Dilaksanakan Sendiri, setiap Satuan Kerja berkewajiban melaksanakan pelaporan progres pelaksanaan kegiatan yang up-to-date dan berkelanjutan baik pelaporan progres keuangan maupun fisik. Pelaporan progres fisik dan keuangan Satker PIP Kabupaten/Kota dilakukan dengan menginput data pada aplikasi e-Monitoring. Dalam melakukan inputing tersebut, Satuan Kerja dibantu oleh petugas e-Monitoring. “Ke depan kita sendiri yang akan menghadapi konsekuensinya. Oleh karena itu, kita harus segera bisa beradaptasi dengan lingkungan agar apa yang kita laksanakan dapat tercapai dan terwujud,” tutur Bakti Lanjut Bakti, unit kerja Randal PIP dan petugas pelaporan sebagai ujung tombak dari pelaksanaan program kegiatan infrastruktur di lapangan seharusnya lebih bisa memahami situasi dan kondisi di lapangan terutama teman-teman di kabupaten. Oleh karena itu, demi kelancaran pelaporan progres keuangan dan fisik Satker PIP kabupaten/kota, maka diperlukan pembinaan teknis kepada petugas pelaporan (e-Monitoring Reguler dan DAK) untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman petugas yang ditunjuk. Pelaksanaan kegiatan pembinaan teknis ini merupakan pembinaan serta pemahaman bagi personil Satker PIP yang ditunjuk sebagai petugas pelaporan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur permukiman di kabupaten/kota. “Untuk itu, diminta perhatiannya dan keseriusannya dalam mengikuti acara ini sehingga apa yang kita harapkan bersama dapat tercapai,” tutup Bakti. (Jamal Randal Sulsel/ari)