Dalam rangka mewujudkan efektivitas kinerja serta pemahaman bagi petugas pelaporan, maka Unit Kerja Perencanaan dan Pengendalian PIP Provinsi Jawa Timur menggelar Pembinaan Teknis Petugas Pelaporan e-Monitoring dan Sistem Informasi Perencanaan dan Penganggaran (SIPPa) Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2018, Senin (16/07/2018), di Kota Malang.


Tujuan diselenggarakan pembinaan ini untuk melakukan konsolidasi serta peningkatan kapasitas kinerja bagi petugas pelaporan e-Monitoring dan SIPPa yang baik, terkait administrasi perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan yang baik, efektif dan efisien.  Pembinaan teknis ini dihadiri oleh Kepala Satuan Kerja, Pejabat Pembuat Komitmen, petugas pelaporan e-Monitoring dan SIPPa kabupaten/kota di Provinsi  Jawa Timur serta narasumber dari Satker sektoral Ditjen Cipta Karya di lingkungan Provinsi Jawa Timur.  Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur Baju Trihaksoro. Dalam sambutannya, Baju mengungkapkan kegiatan pembinaan teknis ini menjadi media yang penting sebagai upaya untuk memberikan informasi dan meningkatkan kapasitas kinerja kepada Satker dan petugas pelaporan di kabupaten/kota dalam proses pencairan anggaran, penyusunan laporan keuangan, dan e-monitoring serta melakukan pengawasan dan pengendalian dalam SIPPa sehingga dapat meningkatkan efektivitas  pelaksanaan pembangunan di bidang Cipta Karya pada tahun 2018," kata Baju.  Baju juga menambahkan, Provinsi Jawa Timur pada tahun 2018, terdapat 37 Satker Pembangunan Infrastruktur Permukiman pelaksana program Pamsimas dan KOTAKU, 32 Kabupaten Program DAK Sanitasi dan 36 kabupaten/kota program pelaksana DAK Air Minum, 38 kabupaten/kota yang harus menyusun pelaporan SIPPa untuk kebutuhan perencanaan dan penganggaran TA 2020.  “Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur tentu sangat mendukung kegiatan ini. Mengingat pembinaan teknis ini sangat penting dalam menyukseskan sistem pelaporan tahun 2018,” tambah Baju.  Baju berharap, dengan diselenggarakannya pembinaan ini peserta dapat mengikutinya dengan baik serta diharapkan mampu melakukan pelaporan secara berkala, baik itu keuangan, fisik diserta dengan bukti foto dan titik koordinat agar infrastruktur keciptakaryaan yang telah dibangun dapat diinformasikan secara lengkap dan tertib dan bermanfaat secara berkelanjutan untuk kebaikan Provinsi Jawa Timur.  Selain diadakan pembinaan petugas pelaporan, juga dilakukan pembagian Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) program Pamsimas kepada Kasatker di 8 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur.  (BAP/randal-jatim/ari)