Unit Kerja Perencanaan dan Pengendalian Provinsi Banten menggelar Workshop Pendampingan Satu Data Bidang Infrastruktur Permukiman Provinsi Banten, Senin (17/09/2018). Kegiatan ini mengundang beberapa Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten/ Kota terkait sumber data bidang Cipta Karya.


Kegiatan ini diisi selain dengan rapat pleno, juga desk untuk inputing data dari berbagai sumber stakeholder ke dalam sistem informasi, baik Sistem Informasi Manajemen Penyediaan Air Minum (SIM SPAM), Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Kawasan Permukiman (SIM PKP), Sistem Informasi Infrastruktur Santasi (SI INSAN), Sistem Informasi Manajemen Bina Penataan Bangunan (SIM BPB) dan Sistem Informasi Perencanaan dan Penganggaran (SIPPa).

Kepala Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman Provinsi Banten Andreas dalam sambutannya menjelaskan, pengumpulan dan identifikasi satu data infrastruktur permukiman merupakan salah satu tuntutan untuk menyediakan basis data informasi dengan akurasi dan validitas yang tinggi sehingga dapat memudahkan untuk pengambilan keputusan.

Sementara, Kasubdit Keterpaduan Pembiayaan Maulana MP Sibuea mengatakan, implementasi kebijakan satu data Ditjen Cipta Karya memiliki tujuan untuk menyamakan persepsi antar stakeholder bidang Cipta Karya, memberikan panduan dalam pengelolaan data, memberikan kemudahan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan data dan sistem informasi.

Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan dan Pengendalian Provinsi Banten Rudy berharap, kebijakan satu data ini dalam penerapannya dapat dijadikan sebagai acuan standardisasi data Direktorat Jenderal Cipta Karya dan digunakan untuk kebutuhan data bidang infrastruktur permukiman. (AFQ/ERO/RANDALBANTEN/ari)