Ditjen Cipta Karya melalui Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Jawa Barat melaksanakan Workshop e-Monitoring, SAI dan SPSE Bidang Cipta Karya di lingkungan Provinsi Jawa Barat, selama 2 hari (01-02/06/2016). Kasatker Randal PIP yang

<p style="text-align: justify;">Ditjen Cipta Karya melalui Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Jawa Barat melaksanakan Workshop e-Monitoring, SAI dan SPSE Bidang Cipta Karya di lingkungan Provinsi Jawa Barat, selama 2 hari (01-02/06/2016).</p> <p style="text-align: justify;"></p> <div id="beritanya"> <p style="text-align: justify;">Kasatker Randal PIP yang diwakili PPK Perencanaan dan Pengendalian Taufik Rahmat mengatakan, dalam proses pengendalian pelaksanaan kegiatan dan pelaporan ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengembangkan alat dalam sistem teknologi informasi yang disebut dengan e-Monitoring yang sudah dijalankan sejak tahun 2006, e-Monitoring DAK sejak tahun 2012, dan telah dipadukan dengan sistem laporan keuangan/SAI dan Sistem SPSE.</p> <p style="text-align: justify;">Pada tahun 2016, pembiayaan APBN bidang Cipta Karya di Provinsi Jawa Barat sebesar Rp. 594 Miliar terdiri dari, Satker bidang Cipta Karya Provinsi Jawa Barat Rp. 543 Miliar, Satker PIP Kabupaten/Kota Rp. 27 Miliar dan Balai Teknik Air Minum sebesar Rp. 22 Miliar. Untuk DAK Reguler sebesar Rp. 92 Miliar terdiri atas DAK Air Minum Rp. 51 Miliar dan DAK Sanitasi Rp. 41 Miliar. Berdasarkan data pada e-Monitoring, pelaksanaan kegiatan satuan kerja bidang Cipta Karya pada Satker sektor di Provinsi Jawa Barat pada umumnya telah terkontrak, tetapi masih ada beberapa kegiatan pada satker PBL, PKP, dan PSPLP yang masih dalam proses pelelangan, tutur Taufik.</p> <p style="text-align: justify;">Taufik menjelaskan, capaian progres TA. 2016 secara umum fisik sudah mencapai 21,28 % dan keuangan 18,08 %. Sedangankan per Satker di provinsi, Satker Air Minum yaitu keuangan 47,80 % dan fisik 70,67 %, Satker PBL 7,64 % fisik dan 6,13 % keuangan, Satker PLP 10,14 % fisik dan keuangan 13,28%, dan Satker PKP 7,15 % keuangan dan 7,19 % fisik, serta Satker PIP di kabupaten/kota pada saat ini masih dalam tahap persiapan.</p> <p style="text-align: justify;">Kami sangat mengharapkan agar kualitas laporan e-Monitoring dan keuangan di Provinsi Jawa Barat menjadi yang terdepan di tingkat nasional. Hal ini hanya dapat terwujud jika kita saling bersinergi dalam melaksanakannya, harap Taufik. (Randal Jabar/bns)</p> &nbsp; </div>