Merujuk pada Surat Edaran Nomor 82 Tahun 2016 tentang Pedoman Evaluasi Manfaat, Subdit Pemantauan dan Evaluasi Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman (KIP) Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan Monitoring dan Evaluasi kegiatan pembangunan di Bengkulu, Rabu (16/05/2018). Kegiatan yang serentak dilaksanakan di 15 provinsi ini merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi Direktorat KIP untuk melakukan konsolidasi dan mengevaluasi kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya.


PPK Perencanaan dan Pengendalian Provinsi Bengkulu Sarosa Agung Nugroho mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kinerja, manfaat infrastruktur beserta outcome yang diterima oleh masyarakat. 

“Monitoring dan evaluasi difokuskan pada kegiatan sektor Tahun Anggaran 2015-2017 yang telah selesai dibangun dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat. Nantinya, hasil motoring dan evaluasi akan dikaji, dianalisis dan kemudian di rangkum untuk dijadikan kesimpulan berupa laporan kinerja Direktorat Jenderal Cipta Karya,” tutur Agung. 

Ada dua metode yang digunakan untuk mengambil data dalam kegiatan ini dengan masing-masing satu sampel infrastruktur dalam satu sektor. Metode parsial untuk data sekunder, berupa data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yakni Bengkulu Dalam Angka, serta metode agregat dengan quesioner untuk data primer guna mendapatkan informasi dari pihak pengelola infrastruktur dan masyarakat selaku penerima manfaat. 

Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari ini akan menjadi informasi akurat yang merupakan tolok ukur bagi Ditjen Cipta Karya dalam membangun infrastruktur yang diharapkan sehingga mampu menunjang kegiatan dan menambah outcome masyarakat. (Memo/Indah/Bengkulu/ari)