“Saya berharap agar momentum bulan Ramadhan tahun ini hendaknya dapat menjadikan kita senantiasa meningkatkan kedisiplinan kerja dan mengendalikan diri agar tetap dapat menjaga kinerja,” ungkap Dirjen Cipta Karya yang diwakili oleh Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman (KIP) Dwityo A. Soeranto dalam acara Rakor Bidang Cipta Karya TA 2018 dan Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H, di Jakarta, Selasa (15/05/2018).


Dwityo mengatakan, selain itu pelaksanaan puasa hendaknya menjadi sumber kekuatan untuk mengatasi tantangan kerja dengan melatih diri agar memiliki sifat sabar dan tabah menjalani semua ujian, baik di tahun 2018 maupun pada tahun yang akan datang. Diharapkan seluruh staf di lingkungan Ditjen Cipta Karya dapat meningkatkan kualitas spiritual, melaksanakan ajaran agama dengan baik dan taat serta dapat membentuk karakter yang berbudi luhur sebagai sumber motivasi untuk menciptakan suasana kerja yang sejuk dan damai sehingga tercipta iklim kerja yang sehat dan kondusif yang akan berdampak pada tercapainya target kinerja. 

“Saat ini kita dihadapkan pada kejadian yang meresahkan masyarakat, maka momentum bulan Ramadhan dapat menjadikan mawas diri, mengendalikan diri terhadap perbuatan yang dapat memancing keresahan masyarakat yang sebenarnya sudah terjalin harmonis. Hendaknya, bulan Ramadhan menjadi sumber kekuatan untuk mengatasi tantangan hidup untuk melatih diri agar memiliki sifat sabar dan tabah menjalani roda kehidupan,” tutur Dwityo. 

Sementara, Ustadz Bahruddin menjelaskan, menjelang puasa Ramadhan diharapkan dapat menjaga prasangka positif karena Allah SWT sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Selain itu, setiap manusia tidak boleh berhenti untuk sekolah. Sekolah yang dimaksud adalah sekolah kehidupan, yaitu yang mengajarkan kita untuk bersikap ikhlas, sabar dan memiliki rasa toleransi antar umat beragama.(bns)