Dalam rangka memantapkan usulan-usulan kegiatan yang tercantum dalam Rencana Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2JM) Kabupaten/Kota yang akurat dan akuntabel serta meningkatkan efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan pembangunan di daerah, kabupaten/kota menjadi fokus pembahasan u

<p style="text-align: justify;">Dalam rangka memantapkan usulan-usulan kegiatan yang tercantum dalam Rencana Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2JM) Kabupaten/Kota yang akurat dan akuntabel serta meningkatkan efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan pembangunan di daerah, kabupaten/kota menjadi fokus pembahasan utama untuk menghasilkan keterpaduan program Cipta Karya. Untuk itu diperlukan komitmen yang tinggi dari semua pihak terkait berbasis kemitraan untuk bersama-sama dalam mendorong penanganan kawasan terpadu hingga terwujud target program permukiman 100-0-100 ditahun 2019.</p> <p style="text-align: justify;"></p> Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara, Pahri Yamsul dalam sambutannya saat membuka Workshop Penyiapan Penajaman Program, Memorandum Program, Readiness Criteria dan Konsolidasi Data Sistem Informasi Perencanaan dan Penganggaran (SIPPA) Satuan Kerja Lingkup Bidang Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2016, Kamis (26-28/05/2016). Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri dari unsur Satuan Kerja Bidang Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tenggara dan Tim Kerja Satgas Randal Kabupaten/Kota yang terdiri dari unsur Dinas PU serta Bappeda. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dalam mendukung tugas dan fungsi personil pada Satuan Kerja Bidang Cipta Karya khususnya dalam keterpaduan pelaksanaan pembangunan dan anggaran pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur permukiman di Provinsi Sulawesi Tenggara, tutup Pahri. (Eny-Randal Sultra/ari)