Cipta Karya Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemerintah Kota Manado, Bappelitbang dan Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan melaksanakan Rapat Keterpaduan Program Infrastruktur Permukiman tahun 2018-2019 di Ruang Rapat Bappelitbang Kota Manado, Selasa (03/04/2017).


Rapat yang dipimpin oleh Wakil Walikota Manado ini di ikuti oleh 60 peserta, termasuk Satker sektoral Cipta Karya Provinsi Sulawesi Utara dan PPK Randal Provinsi Sulawesi Utara Doddy P.H. Soetopo.

Tujuan rapat ini untuk mengoordinasikan hasil dari Pra Konreg yang dilaksanakan di Kendari terkait keterpaduan program infrastruktur permukiman bidang Cipta Karya di Kota Manado Tahun 2018-2019.

 “Dari hasil Pra Konreg Kementerian PUPR di bidang Cipta Karya, terdapat isu keterpaduan yang masuk di Kota Manado. Kawasan Kumuh Prioritas Blok 5 kawasan Das Tondano yang sementara dibangun Talud oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1, pada bagian belakang pembangunan Talud terdapat 10 kelurahan yang dimasuki oleh Cipta Karya,” ungkap Doddy.

Doddy menambahkan ada 5 kegiatan pengembangan kawasan kota baru Mando di tahun 2019 dengan pagu Rp. 28,5 miliar, belum termasuk TPA Regional dan SPAM Regional, kawasan kumuh prioritas Blok 5 Das Tondano dengan pagu Rp. 17,5 miliar, KSPN Pulau Bunaken dengan pagu Rp. 43 miliar. Di tahun 2018 dari Cipta Karya di kawasan yang sama Kawasan Kumuh Prioritas dengan pagu Rp. 15 miliar sementara dalam tahap lelang.

 “Kami berharap jika semua pihak terkait dapat bekerja sama karena pasti yang menikmati seluruh fasilitas infrastruktur Cipta Karya tersebut adalah seluruh masyarakat Kota Manado itu sendiri,” harap Bastiaan.(Ghe / Randal Sulut/ari)