Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman (KIP) pantau pelaksanaan perjanjian Corporate Social Response (CSR) PT. Semen Padang dengan Pemerintah Kota Padang. Pertemuan yang digelar di ruang rapat PIP2B Provinsi Sumatera Barat, Jumat (03/06/2016) ini dih

<p style="text-align: justify;">Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman (KIP) pantau pelaksanaan perjanjian Corporate Social Response (CSR) PT. Semen Padang dengan Pemerintah Kota Padang. Pertemuan yang digelar di ruang rapat PIP2B Provinsi Sumatera Barat, Jumat (03/06/2016) ini dihadiri dari Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda Kota Padang, Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian PIP Provinsi Sumatera Barat.</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Kasubdit Keterpaduan Pelaksanaan yang diwakili Kepala seksi Keterpaduan Pelaksanaan II Evry Biaktama Meliala menuturkan, perjanjian kerjasama melalui program CSR ini disepakati pada tahun 2014, dengan kegiatan pembangunan jalan lingkungan dan sambungan rumah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), semua kegiatan berada di Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang.</p> <p style="text-align: justify;">Perjanjian kerjasama program CSR ini dapat dilanjutkan dengan program-program berikutnya di bidang Cipta Karya. Diharapkan program CSR Bidang Cipta Karya dengan PT. Semen Padang dapat dilanjutkan, ujar Evry.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Sumatera Barat Syafriyanti mengatakan, akan berupaya mencari perusahaan-perusahaan yang berada di Provinsi Sumatera Barat untuk ikut serta dalam pembangunan di Bidang Cipta Karya melalui dana CSR-nya.(rjp/randalsumbar/bns)</p> <p style="text-align: justify;"></p>