Sehubungan ¬dengan telah dimulainya pelaksanaan kegiatan bidang Cipta Karya TA 2018 di Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah melalui PPK Randal PIP Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Awal Tahun Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Bidang Cipta Karya TA.2018, di Kota Surakarta, Kamis (01/02/2018).


Kegiatan tersebut diikuti oleh 150 peserta  dari 35 kabupaten/kota yang terdiri dari Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Satker sektoral terkait.

Rapat koordinasi ini dibuka oleh Plt Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Hanung Triyono.

“Prioritas pembangunan bidang Cipta Karya yaitu dalam rangka mendukung Gerakan 100-0- 100, yang hendaknya harus mampu menjadi pengungkit dalam membangkitkan prakarsa dan kontribusi Pemerintah Daerah dalam pembangunan Keciptakaryaan,” tutur Hanung.

Hanung mengapresiasi kepada jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah karena memiliki komitmen yang besar terhadap pelaksanaan pembangunan bidang Cipta Karya. Hal tersebut dapat dilihat dari tingginya tingkat pemenuhan Dana Daerah Urusan Bersama (DDUB) kabupaten/kota. Komitmen tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan mengingat alokasi dana APBN bidang Cipta Karya di Provinsi Jawa Tengah untuk tahun 2018 ini sangat besar yaitu sebesar Rp.598.296.403.000,-.

Adapun maksud dan tujuan dari rapat koordinasi ini untuk meningkatkan koordinasi pelaksanaan kegiatan perencanaan dan pengendalian bidang Cipta Karya oleh pemangku kegiatan baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota  sehingga terjadi sinergitas pembangunan.

Hanung berharap, dengan diadakannya rapat koordinasi ini dapat tersusunnya rencana kerja pelaksanan kegiatan perencanaan dan pengendalian bidang Cipta Karya serta dapat terkonsolidasinya database kegiatan perencanaan dan pengendalian program infrastruktur permukiman bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2018. (AYS_randaljateng/ari)