Unit kerja Randal Program Infrastruktur Permukiman mengadakan acara Rapat Koordinasi Awal Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Bidang Cipta Karya TA.2018 di Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (21/02/2018).


Kepala Dinas Pekerjaan Umum yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Cipta Karya M. Yusrial Mahyudin dan di hadiri peserta dari Dinas Perkim,Dinas PU, Bappelitbang Dinas DLH, Satker sektoral dan dinas terkait lainnya.

Rapat ini bertujuan untuk memfasilitasi dan pendampingan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam penyusunan Review RPIJM Program Kegiatan Cipta Karya,sekaligus penajaman memorandum program kegiatan tahun 2019 dalam persiapan Pra-Konreg yang akan di laksanakan pada bulan Maret di Jambi, serta evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2017.

Sejalan dengan tujuan acara tersebut, maka penyelenggaraan acara workshop ini mempunyai sasaran yang ingin dicapai yaitu terfasilitasi pelaksanaan kegiatan review RPIJM di kabupaten/kota, tersosialisasinya program hibah air minum dan sanitasi, terkoordinasinya program pembangunan Cipta Karya di kabupaten/kota, dan tersusunnya program kegiatan tahun 2019 yang terpadu dan memenuhi dalam readiness criteria.

Sesuai dengan arah RPJMN 2015-2019, sinergi dalam perencanaan kebijakan pembangunan pusat dan daerah khususnya dalam pengembangan infrastruktur di bidang Cipta Karya dalam rangka tercapainya pemenuhan air minum aman bagi seluruh masyarakat, tercapainya penanganan permukiman kumuh perkotaan menjadi 0% melalui penanganan kawasan permukiman kumuh serta tercapainya pemenuhan sanitasi layak bagi seluruh masyarakat pada tahun 2019.

"Pembangunan nasional harus dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia, bersama seluruh tingkat pemerintahan dari pusat sampai dengan Pemerintah Daerah dengan cara yang lebih terpadu, efisien, efektif, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat. Salah satu perwujudan pembangunan nasional tersebut adalah pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang disiapkan secara lebih cerdas, terencana, dan terpadu sesuai dengan kaidah pembangunan yang berkelanjutan," tutur Yusrial. (randal kepri/ari)