Dalam rangka persiapan launching program Padat Karya yang direncanakan pada tanggal 7 sampai 9 Februari mendatang oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Provinsi Sumatera Barat, Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman dan Satuan Kerja Program Infrastruktur Permukiman melaksanakan pematangan kegiatan yang mendukung program Padat Karya.


Program Padat Karya yang mulai pada tahun 2018 ini akan dilaksanakan pada 10 provinsi yang menyasar pada 100 kabupaten dan 1.000 desa, sedangkan untuk mendukung program tersebut Direktorat Jenderal Cipta Karya menyiapkan kegiatan Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (Pamsimas), dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan dan Pengendalian Provinsi Sumatera Barat Syafriyanti mengungkapkan bahwasanya di Provinsi Sumatera Barat terdapat satu kabupaten yang mendapatkan program Padat Karya yaitu Kabupaten Dharmasraya. Lebih lanjut Syafriyanti mengatakan di Kabupaten Dharmasrya yang menjadi fokus kegiatan Padat Karya terdapat di Kecamatan Sitiung yang melingkupi pada tiga nagari yakni Nagari Sitiung, Nagari Siguntur dan Nagari Sungai Duo.

Dalam pelaksanaannya nanti program PISEW ini akan terintegrasi dengan program yang ada pada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, dan Direktorat Jenderal Bina Marga, sehingga program tersebut terpadu dalam mendukung ketersediaan infrastruktur pada kawasan tersebut. (rjp/randalsumbar/ari)