Tahun 2018 Provinsi Sulawesi Tengah termasuk dalam salah satu provinsi prioritas program pelaksanaan keterpaduan perkotaan bersama 5 provinsi lainnya. Atas kesepakatan bersama diputuskan Kelurahan Besusu Barat menjadi salah satu pilot project prioritas program KOTAKU, yang bertujuan meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produkif, dan berkelanjutan.


PPK Randal Provinsi Sulteng Djoni Eko Prasetijo pada Jumat (09/02/2018) melakukan kunjungan ke kantor Kelurahan Besusu Barat guna membahas hal-hal yang dibutuhkan oleh masyarakat.  

“Masyarakat mengeluhkan tentang pembangunan drainase yang merupakan prioritas dan pembuangan ke sungai dari drainase tersebut minta dibuatkan klep penutup sehingga air sungai tidak masuk kembali ke darat,” tutur Djoni. 

Menurut Djoni, sesuai arahan Direktur KIP yang sudah masuk usulan program yaitu rehabilitasi bantaran sungai Kawasan Lorong Bakso sebagai jalan inspeksi dengan tidak menyediakan akses kendaraan langsung naik kearah Jembatan III Palu karena rawan kecelakaan. 

“Dari jalan inspeksi itu, Lurah Besusu Barat meminta agar disediakan ruangan tempat untuk Pedagang Kaki Lima agar bisa berjualan. Dengan pertimbangan kawasan ini bernama Lorong Bakso, tapi tidak ada yang jualan bakso agar bisa sekalian menjadi kawasan wisata,” kata Djoni. 

Untuk masalah air minum Djoni sudah bertemu dengan Direktur PDAM Kota Palu dan PDAM Kabupaten Donggala, untuk selanjutnya dapat memediasi kedua pihak untuk menyelesaikan persoalan air minum di kawasan ini. Begitu pula dengan kawasan kumuh, Djoni mengharapkan agar dilakukan survei kembali agar mereka tidak hanya mengontrak tetapi mempunyai hak atas tanah. (Wigi Randal/ari)