Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Satker Randal PIP) Provinsi Sulawesi Barat mengadakan Workshop Keterpaduan Dokumen Rencana Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM) dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2016 di Mamuju, selama

<p style="text-align: justify;">Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Satker Randal PIP) Provinsi Sulawesi Barat mengadakan Workshop Keterpaduan Dokumen Rencana Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM) dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2016 di Mamuju, selama 3 hari yang dimulai Rabu(08-10/06/2016).</p> <p style="text-align: justify;"></p> Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Sulawesi Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Cipta Karya, Nur Syamsu. <p style="text-align: justify;">Nur menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan program bidang Cipta Karya pemerintah pusat mewajibkan pemerintah kabupaten/kota agar memiliki dokumen perencanaan yang dijadikan acuan dalam menyusun rencana program dan kegiatan, yang terwujud dalam dokumen RPIJM.</p> <p style="text-align: justify;">RPIJM Bidang Cipta Karya yang telah tersusun menjadi bahan acuan untuk merumuskan usulan kegiatan tahunan pembangunan bidang Cipta Karya baik yang dilaksanakan melalui pendanaan APBN maupun APBD, jelas Nur.</p> <p style="text-align: justify;">Kegiatan ini dibagi menjadi 2 kelas, yaitu kelas keterpaduan dokumen RPIJM dengan mekanisme pemaparan materi dan tanya jawab mengenai capaian data RPIJM tahun 2015-1019 bidang Cipta Karya dan kelas sosialisasi SAI, E-Monitoring dan SIPPa dengan mekanisme pelatihan dan simulasi aplikasi program bidang Cipta Karya.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara Kepala Satker Randal Provinsi Sulawesi Barat Abd. Rahman menyampaikan tujuan dari kedua kegiatan ini yaitu agar terpahaminya prosedur dan penyusunan kemajuan pelaksanaan melalui aplikasi e-Monitoring dan penyusunan laporan keuangan dan aset melalui aplikasi SAI dan SIMAK BMN.</p> <p style="text-align: justify;">Memberikan pemahaman kepada<em>stakeholder</em>pemerintah kabupaten/kota akan pentingnya aplikasi SIPPa untuk digunakan sebagai pintu pengajuan usulan kegiatan RPIJM bidang Cipta Karya agar dapat masuk dalam proses perencanaan dan penganggaran APBN dilingkungan Ditjen Cipta Karya serta memperkenalkan Renstra Provinsi/Rencana Aksi Daerah 100-0-100 Bidang Cipta Karya 2015-2019, tutup Rahman.(wnd_randalsulbar/ari)</p>