Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Sinkronisasi Program Kegiatan TA. 2019 dan Konsolidasi Persiapan Pelaksanaan Kegiatan TA. 2018, di Malang, Senin (13/11/2017).


Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk melakukan sinkronisasi dan konsolidasi Bidang Cipta Karya khususnya mengenai hasil kegiatan tahun 2017, rencana kegiatan tahun 2018 dan sinkronisasi penyusunan Memorandum Program tahun 2019. 

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian Penyusunan Program, Zaenal Arifin menegaskan, terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2016 sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, adalah upaya Pemerintah dalam memberikan panduan bagi seluruh pihak dalam mewujudkan keterpaduan pembangunan kawasan permukiman. Pendekatan keterpaduan antar sektor dan antar pemerintahan, dibutuhkan kolaborasi dan pendekatan kemitraan, mulai dari tahap perencanaan, pembangunan, pemanfaatan, hingga pengendalian. 

“Saya menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan komunikasi, sinkronisasi dan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur permukiman di Provinsi Jawa Timur, yang selaras dengan kebutuhan dasar masyarakat dan memperhatikan keterpaduan program serta mendukung konektivitas pengembangan wilayah, untuk mewujudkan pembangunan yang efektif, efisien, dan tepat manfaat di Provinsi Jawa Timur,” ungkap Zaenal. 

Lebih lanjut Zaenal menjelaskan, kegiatan ini adalah salah satu langkah yang diambil oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mewujudkan keterpaduan pembangunan sarana, prasarana dan utilitas di kawasan permukiman. "Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur, dalam arahan kebijakan pembangunan Bidang Cipta Karya, kedepannya selalu berusaha agar selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten/Kota dengan tetap memperhatikan arahan dari RPJMD Provinsi Jawa Timur dan Renstra Dinas,” tambah Zaenal. 

Zaenal berharap, dengan diselenggarakan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi dukungan perencanaan dengan usulan program yang terpadu, kelengkapan readiness criteria terutama DED dan lahan, dukungan pelaksanaan dan paska pelaksanaan. Selain itu, memberi ruang sinkronisasi dan konsolidasi program anggaran untuk memperoleh perencanaan anggaran yang optimal sesuai program prioritas nasional dan daerah pada tahun 2018 dan 2019. (bap&rw/randaljatim/ari)