Menindaklanjuti hasil sinkronisasi data kumuh dari Satker PKP Bengkulu, Perencanaan dan Pengendalian Pengembangan Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Bengkulu memfasilitasi keterpaduan penanganan kumuh antar stakeholders terkait di Provinsi Bengkulu, Kamis (26/10/2017).


Kegiatan yang dihadiri oleh para Kasatker dan PPK di lingkungan bidang Cipta Karya dan Satker Penyediaan Perumahan Bengkulu membahas kebutuhan penanganan kawasan kumuh terutama di kawasan Sumber Jaya Kota Bengkulu sesuai Direktif  Presiden RI.

PPK Randal PIP Bengkulu Yennie Lidiawati berharap pertemuan tersebut menjadi sebuah kerja sama dari Satker Sektoral dan juga SNVT Penyediaan Perumahan dalam mensukseskan program pemerintah yaitu nol persen kawasan kumuh pada tahun 2019.

“Untuk menyelesaikan masalah kumuh sampai dengan 2019, maka diperlukan adanya kerja sama dan keterpaduan program antar Satker Sektoral, Pemerintah Kota baik BAPPELITBANG dan Dinas Pekerjaan Umum. Selain itu juga diperlukan adanya data pemanfaatan by name by address agar capaian kumuh tersebut dapat dihitung,” ungkap Yennie.

Agar penanganan kumuh di Sumber Jaya terlaksana, para Kasatker Sektoral juga telah menyiapkan rencana penanganan. Seperti TPS 3R dan Sanimas dari Satker PSPLP, program hibah air minum dari Satker PSPAM, pembangunan rusun dari Satker Penyediaan Perumahan, dan bantuan penyelesaian masalah lahan Pelindo dari Satker PKP. (Memo/Indah/Rdlbkl/bns)