Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Jejaring Kemitraan Bidang Infrastruktur Permukiman, di Bukit Tinggi, Senin (14/8/2017).


Kepala Subdit Keterpaduan Perencanaan dan Kemitraan yang diwakili oleh Kepala Seksi Fasilitasi Kemitraan, Bernardi Heryawan mengungkapkan, kemitraan merupakan pelibatan para pihak yakni pemerintah daerah, pemerintah desa, swasta, lembaga donor, organisasi masyarakat dan kelompok warga oleh pemerintah untuk menyediakan berbagai pelayanan dasar berdasarkan kebutuhan masyarakat. 

Lebih lanjut Bernardi menjelaskan bahwa dalam konsep governance, pemerintah tidak bisa lagi ditempatkan sebagai satu-satunya pelaku utama pembangunan, baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.Tujuan dilaksanakannya pembangunan dengan konsep kemitraan adalah untuk mendukung pendanaan ditengah keterbatasan anggaran, dan mengurangi ketimpangan, memacu pertumbuhan ekonomi serta memastikan keberlanjutan. 

Prinsip-prinsip yang diusung dalam konsep kemitraan adalah kesetaraan, transparansi dan saling menguntungkan, pembangunan dengan kemitraan ini yang bertujuan untuk percepatan pencapaian target gerakan nasional 100-0-100.(rjp/randalsumbar/ari)