Dalam mendukung penyusunan laporan kinerja (Lakip) pada Satuan Kerja di lingkup Ditjen Cipta Karya, Subdit Pemantauan Evaluasi Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan uji coba aplikasi SIMEKA di Makassar Jumat, (28/07/2017).


Kasudit Pemantauan Evalasi yang diwakili oleh Kepala Seksi Pemantauan dan Evaluasi I Melly Septiani mengatakan aplikasi SIMEKA sudah dibangun sejak tahun 2016 lalu. Aplikasi SIMEKA tidak hanya untuk menyusun Lakip, tetapi untuk mendukung gerakan 100-0-100 pada strategi Cipta Karya yang diturunkan langsung dari Renstra Cipta Karya. Dalam rangka keterpaduan perencanaan dan penganggaran hingga pengendalian dan pengawasan didukung SDM tata laksana keuangan serta sistem yang terintegrasi. 

“Melalui aplikasi SIMEKA Ditjen Cipta Karya dapat memantau dan mengetahui kinerja organisasi Cipta Karya secara langsung, dalam hal ini Presiden mengamanatkan kementerian/lembaga harus melaksanakan akuntabilitas kinerja,” kata Mely. 

Tujuan uji coba dari aplikasi ini yaitu sosialisasi adopsi laporan kinerja ke dalam aplikasi SIMEKA untuk Satker di daerah. Selain itu, menguji fungsional dari aplikasi oleh end user, menguji kesesuaian fitur aplikasi dengan kebutuhan nyata end user di lapangan, serta mendapatkan masukan tentang tambahan kebutuhanend user yang belum diakomodasi di SIMEKA.

Output yang ingin di capai dalam uji coba aplikasi ini adalah ceklist dan catatan aspek fungsional fitur aplikasi, ceklist dan uraian kesesuaian fitur, uraian kritik dan saran terhadap fitur yang ada dan permintaan fitur baru. Selain itu aplikasi ini berperan untuk mendukung dan membuktikan pelaksanaan Lakip yang terintegritas dengan SIM terkait melalui datawarehous Cipta Karya terhadap aplikasi e-Monitoring, SIPPA, e-HRM, Simak BMN dan SPPIP,” tutur Mely. (jml/akb randal sulsel/ari)