Satker Randal Provinsi Riau mengadakan Workshop Evaluasi Akhir Tahun TA.2014 di Pekanbaru, beberapa waktu lalu. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Cipta Karya,Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau Muhammad. Muhammad menyampaikan bahwa UU No 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panj

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/12/riau-evaluasi-bsr.jpg"></a>Satker Randal Provinsi Riau mengadakan Workshop Evaluasi Akhir Tahun TA.2014 di Pekanbaru, beberapa waktu lalu. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Cipta Karya,Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau Muhammad. Muhammad menyampaikan bahwa UU No 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) mengamanatkan bahwa pembangunan nasional adalah rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan yang meliputi seluruh aspek kehidupan masyarakat di bidang pengelolaan sumber daya alam, sumber daya manusia, lingkungan hidup, dan kelembagaannya. Muhammad menambahkan selain mewujudkan dan mencapai target tersebut, bidang infrastruktur permukiman dihadapkan pada beberapa tuntutan lainnya yaitu amanat penataan ruang/spasial (UU No 26 Tahun 2007), amanat Pembangunan Nasional (MP3EI, MP3KI, KEK, Direktif Presiden), amanat perwujudan bidang PU/CK (SPM, RPI2JM), amanat internasional (Agenda Habitat, Rio +20, SDG), dan isu-isu strategis lainnya (bencana alam, perubahan iklim, kemiskinan, pengarusutamaan gender,<em>green economy</em>), maupun permasalahan dan potensi daerah. Dari segenap tuntutan tersebut, goal utama yang ingin dicapai adalah Permukiman Layak Huni dan Berkelanjutan, tutur Muhammad.(Randal Riau/ari)