Randal PIP Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Workshop evaluasi akhir tahun di Tangerang, Selasa (16/12/2014). Workshop ini bertujuan untuk mengukur keberfungsian infrastruktur Cipta Karya terbangun melalui pengumpulan dataoutcome. Satker Randal Provinsi sebagai kepanjangan tangan Pemeri

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/01/banten-bsr.jpg"></a>Randal PIP Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Workshop evaluasi akhir tahun di Tangerang, Selasa (16/12/2014). Workshop ini bertujuan untuk mengukur keberfungsian infrastruktur Cipta Karya terbangun melalui pengumpulan data<em>outcome</em>. Satker Randal Provinsi sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Pusat yang berperan dalam pembinaan dan fasilitasi pelaksanaan kegiatan bidang Cipta Karya di daerah sekaligus mengevaluasi hasil dari seluruh kegiatan mulai dari kinerja, progres kegiatan dan pencapaian terhadap komitmen nasional yaitu pencapaian MDGs. Kepala Satuan Kerja Randal PIP Provinsi Banten Helmy Nudin Zein mengungkapkan workshop ini diharapkan dapat memberikan pemecahan permasalahan yang dihadapi. Selanjutnya, pembangunan bidang Cipta Karya merupakan upaya pemerintah untuk dapat mendorong peningkatan pelayanan permukiman yang layak huni. Evaluasi ini benar-benar menjadi pedoman guna kemajuan di masa depan, dengan mencari solusi pemecahan masalah yang ada, kata Helmy. Dalam workshop ini dilaksanakan sinkronisasi dan konsolidasi terhadap evaluasi kinerja<em>outcome</em>pelaksanaan pembangunan cipta karya TA. 2010 2013 kabupaten/kota, dengan fokus evaluasi terhadap tiga indikator yang dipandu dalam pedoman evaluasi yaitu kesesuaian, keberfungsian dan keberlanjutan. Sementara Rahmat Hidayat selaku Pejabat Pembuat Komitmen berharap dengan sarana dan prasarana dasar seperti air minum dan perumahan yang sehat, sarana dan prasarana lingkungan seperti sanitasi, pengelolaan persampahan, serta drainase yang dapat mencegah terjadinya genangan air yang berlebihan di permukiman, penataan bangunan yang aman, serta lingkungan dan kawasan perkotaan dan perdesaan yang serasi sehingga dapat mendukung sistem ekonomi, sosial budaya dan sistem ekologi lingkungan. (EroRandalBanten/ari)