Pecha Kucha berartichit chatdalam bahasa Jepang, forum penyaluran ide-ide kreatif, inspiratif dan inovatif Ditjen Cipta Karya, Pecha Kucha ke-14 mengangkat temaWater For Slums. Pecha Kucha kali ini berbeda dengan yang sebelumnya, dalam Pecha Kucha yang dilaksanakan oleh Direktorat Pengembangan Ai

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/01/csr-bsr.jpg"></a>Pecha Kucha berarti<em>chit chat</em>dalam bahasa Jepang, forum penyaluran ide-ide kreatif, inspiratif dan inovatif Ditjen Cipta Karya, Pecha Kucha ke-14 mengangkat tema<em>Water For Slums</em>. Pecha Kucha kali ini berbeda dengan yang sebelumnya, dalam Pecha Kucha yang dilaksanakan oleh Direktorat Pengembangan Air Minum kali ini diawali dengan adegan drama yang bertema tentang sulitnya mendapatkan air di permukiman kumuh. <div id="beritanya"> Pecha Kucha ke-14 dilaksanakan di Ruang Sapta Taruna Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Jumat (19/12/2014). Penyaji pertama yang tampil yaitu Aulia dari Direktorat Bina Program yang memaparkan materi dengan judul "<em>Menjaga Kelestarian Air dan Lingkungan pada Kawasan Kumuh dengan Penerapan Alternatif Teknologi Sederhana</em>". Penyaji kedua dari Badan Pendukung Pengembangan Sistem penyediaan Air minum (BPPSPAM) yang dibawakan oleh Romanus Purba memaparkan paparan yang berjudul "<em>Water For Slums</em>". Penyaji ketiga, Rady CPNS dari Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman memaparkan materi "<em>Solusi Air Bersih untuk Pa Kumis</em>", penyaji ketiga ini terpilih sebagai penyaji terfavorit. Penyaji keempat dari Direktorat Pengembangan Permukiman, Husain Yanuar CPNS yang memaparkan tentang "<em>Water For All With Public Private Patnerships"</em>. Penyaji kelima, dari Direktorat Pengembangan Air Minum yang dibawakan oleh Hasbi dengan judul "PDAM vs Air Tanah Perkotaan". Penyaji keenam, dari yang dibawakan oleh Seprian Fajri CPNS dari Direktorat Penataan Bangunan dan Lingkungan dengan judul "<em>Kampoeng Hibrid Permukiman yang Berkelanjutan</em>". Penyaji ketujuh adalah Silvita Jasril Anwar dari Sekretariat Ditjen Cipta Karya yang memaparkan materi dengan tema "Badan Air dan Peran Serta Kita<em>"</em>.Dan penyaji terakhir adalah Elkana Catur Hardiansah dari Direktorat Bina Program yang menyampaikan tentang Water Above Slums. &nbsp; Direktur Jenderal Cipta Karya Imam S. Ernawi meminta Pecha Kucha yang akan datang agar terus menggali ide-ide inovatif dan kreatif agar lebih baik lagi. Penggunaan teknologipun hendaknya diperbarui. Pecha Kucha bukan sekedar memberikan informasi melainkan lebih kepada menjual ide yang kreatif, inovatif dan<em>up to date</em>agar dapat diterapkan di lingkungan Cipta Karya, tutup Imam. Pecha Kucha ke 14 ini merupakan kegiatan Pecha Kucha terakhir di tahun 2014, materi terbaik yang telah diimplementasikan selama kegiatan Pecha Kucha yaitu,<em>interactive</em>program games Cika oleh BPPSPAM, Air Peduli Sekarang atau Merugi Nanti oleh Dit. Pengembangan Air Minum, dan Pengurangan Permukiman Kumuh Berbasis Pemberdayaan Masyarakat dengan Pola KKN Tematik, oleh Dit. Pengembangan Air Minum. (ari) &nbsp; </div>