Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dalam pertemuan bersama Dirjen Cipta Karya Kementerian PU-Pera beserta jajarannya di Jakarta, Jumat (02/1/2014) mengungkapkan kepercayaan rakyat terhadap kabinet kerja masih tinggi, kita harus imbangi dengan kerja, kerja yang keras dan

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/01/pak-menteri-gede1.jpg"></a>Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dalam pertemuan bersama Dirjen Cipta Karya Kementerian PU-Pera beserta jajarannya di Jakarta, Jumat (02/1/2014) mengungkapkan kepercayaan rakyat terhadap kabinet kerja masih tinggi, kita harus imbangi dengan kerja, kerja yang keras dan kerja yang cepat. Hal tersebut dikutip Basuki dari intruksi Presiden Joko Widodo pada rapat kabinet terakhir yang dihadirinya. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian PU-Pera Taufik Widjoyono dan seluruh pejabat eselon I, II, III dan IV dilingkungan Ditjen Cipta Karya. Dalam arahannya, Basuki memberikan arahan, motivasi dan solusi untuk kinerja Ditjen Cipta Karya agar lebih cepat dan keras dalam melakukan pekerjaan. Tugas kita di tahun 2015 ini lebih berat, perlu adanya penyegaran birokrasi, kata Basuki. Basuki mengungkapkan tahun 2015 ini Kementerian PU-Pera diperkirakan akan memperoleh anggaran sebesar Rp. 118 Triliun, hampir dua kali lipat lebih besar dari tahun lalu yang sebesar Rp. 71 Triliun. Dengan anggaran sebesar itu diharapkan SDM yang mengelolanya merupakan orang-orang yang sudah terlatih untuk bisa memegang amanah tersebut, ungkap Basuki. Basuki menilai rencana kerja bidang upaya pencapaian target RPJMN 2015-2019 bidang Cipta Karya cukup berat. Namun Ditjen Cipta Karya harus optimistis dapat mencapai target yang dikenal dengan 100%-0%-100%. Karena itu perlu didorong optimalisasi, pemrograman, penganggaran, serta pengadaan barang dan jasanya, tutur Basuki.(ari/bns)