Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meresmikan pembangunan Situ II Kampus ITB Jatinangor di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Selasa (17/2). Situ II akan mensuplai air baku untuk Sistem Penyediaan Air Minum Kampus (SPAM) Kampus ITB yang sedang dibangun Direktorat Je

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/03/spamitb1.jpg"></a>Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meresmikan pembangunan Situ II Kampus ITB Jatinangor di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Selasa (17/2). Situ II akan mensuplai air baku untuk Sistem Penyediaan Air Minum Kampus (SPAM) Kampus ITB yang sedang dibangun Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan kapasitas 10 liter/detik. Pembangunan Situ II melengkapi Situ I sebelumnya yang sudah diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Djoko Kirmanto, pada November 2013. Peresmian dihadiri oleh Rektor Institut Teknologi Bandung Kadarsah Suryadi, Plt. Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR Hermanto Dardak, Plt. Dirjen Sumber Daya Air Mudjiadi, Staf Ahli Kementerian PUPR, Kapuskompu, civitas akademika ITB, dan jajaran Kementerian PUPR lainnya. Dalam sambutannya, Rektor ITB Kadarsah Suryadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Kementerian PUPR atas bantuan pembangunan Situ I dan Situ II. Dua situ tersebut menjadikan ITB sebagai sarana pendidikan yang mempunyai fasilitas penelitian, praktik dan pengembangan keahlian calon sarjana teknik ITB. Saya berharap kerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dapat berlanjut untuk ke depannya kata Kadarsah. Situ II Jatinangor yang berada di lingkungan kampus ITB Jatinangor dibangun oleh SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Citarum bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang dan ITB dengan biaya sebesar Rp5,8 miliar. Dengan adanya situ ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya air minum. Ke depan kita bangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang memanfaatkan air Situ I dan II Jatinangor, ungkap Basuki. SPAM Kampus ITB Jatinangor dibangun untuk memenuhi kebutuhan air minum Kampus ITB Jatinangor bagi 12.000 orang. SPAM ini akan dirancang khusus sebagai sarana proses belajar dan mengajar, sebagai laboratorium alam, pengembangan dan pelatihan sistem air minum, dan untuk menunjang pengembangan SPAM di seluruh Indonesia. Usai penandatanganan prasrati persemian acara dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh Menteri PUPR, Rektor ITB dan Staf Ahli Bidang Ekonomi Kabupetan Sumedang. (Adnan/Randal Jabar)