Jika dibandingkan dengan dua tahun lalu, kinerja Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terjadi peningkatan. Hal tersebut diungkapkan oleh Plt. Dirjen Cipta Karya Imam S Ernawi saat membuka Rapat Kerja (Raker) Evaluasi Pelaksanaan Program TA 2014 da

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/03/raker-ck-bsr.jpg"></a>Jika dibandingkan dengan dua tahun lalu, kinerja Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terjadi peningkatan. Hal tersebut diungkapkan oleh Plt. Dirjen Cipta Karya Imam S Ernawi saat membuka Rapat Kerja (Raker) Evaluasi Pelaksanaan Program TA 2014 dan Percepatan Pelaksanaan Program TA 2015 Direktorat Jenderal Cipta Karya,<strong></strong>di ruang Pendopo Kementerian PUPR, Jakarta,<strong></strong>Kamis (05/03/2015). Upaya teman-teman di daerah sangat dihargai dalam meningkatkan kinerja sehingga terlihat peningkatan dalam hal persentase penyerapan keuangan setiap tahunnya, kata Imam. Selain itu, Imam menyampaikan capaian yang berhasil dicapai oleh Ditjen Cipta Karya tahun 2014 yaitu 70% akses air minum, 10% luasan kumuh, 61,04% akses sanitasi. Angka tersebut relatif aman, ujar Imam. Imam menjelaskan tujuan dari Raker ini yaitu untuk memperoleh gambaran/status progres kesiapan pelaksanaan seluruh kegiatan pada program pengembangan infrastruktur kawasan permukiman di TA 2015. Sementara sasaran yang ingin dicapai dari pelaksanaan Raker tersebut antara lain terevaluasinya kinerja pelaksanaan program TA 2014 sebagai<em>lesson learn</em><em>ed</em>pelaksanaan kegiatan tahun 2015 dan tersusunnya upaya percepatan pelaksanaan program TA 2015. Proses evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2014 menjadi penting untuk memperoleh<em>lesson learned</em>dalam upaya memperlancar pelaksanaan kegiatan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan TA 2015 khususnya terkait efektivitas waktu, biaya, dan kualitas dalam rangka mencapai sasaran kinerja (<em>output</em>dan<em>outcome</em>) yang telah ditetapkan secara optimal. Oleh karenanya, maka perlu untuk melakukan persiapan-persiapan yang lebih matang untuk percepatan pelaksanaan tahun 2015. Untuk Ditjen Cipta Karya, Raker ini merupakan<em>entry point</em>penting untuk menghasilkan rencana pelaksanaan anggaran tahun 2015 yang lebih matang. Keselarasan dan keterpaduan akan lebih diutamakan pada program Bidang Cipta Karya tahun 2015 dalam rangka mewujudkan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan, ungkap Imam. Imam berharap dengan adanya Raker bidang Cipta Karya ini penilaian terhadap hasil kinerja dapat ditingkatkan dari tahun-tahun sebelumnya melalui mekanisme pelaksanaan dan pengelolaan yang efektif, efisien serta dukungan para pelaksana program infrastruktur kawasan permukiman TA 2015 yang di pusat maupun daerah.<strong> </strong> Raker diikuti oleh peserta yang terdiri dari Satker Provinsi dan Satker Pusatdi lingkungan Ditjen Cipta Karya.(ari)