Dengan adanya restrukturisasi organisasi di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), saat ini Ditjen Cipta Karya mengalami perubahan dalam hal struktur organisasi, nomenklatur dan struktur program serta kegiatan. Hal ini berdampak kepada berubahnya data paket kegiatan TA

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/05/konsolidasi-bsr.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Dengan adanya restrukturisasi organisasi di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), saat ini Ditjen Cipta Karya mengalami perubahan dalam hal struktur organisasi, nomenklatur dan struktur program serta kegiatan. Hal ini berdampak kepada berubahnya data paket kegiatan TA 2015 di lingkungan Ditjen Cipta Karya. Hal tersebut diungkapkan oleh Plh. Direktur Bina Program Dwityo Akoro S saat membuka kegiatan Konsolidasi Data Pelaksanaan Kegiatan Tahun Anggaran 2015 di Lingkungan Cipta Karya, di Jakarta, Senin (27/04/2015).</p> <p style="text-align: justify;">"Oleh karena itu perlu dilakukan penyesuaian struktur data dalam sistem e-Procument PUPR dan data pelaksanaan kegiatan dalam sistem e-Monitoring K/L," kata Dwityo.</p> <p style="text-align: justify;">Untuk menindaklanjuti hal tersebut, sesuai dengan arahan Surat Edaran Menteri PUPR No. 02/SE/M/2015 tentang Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban APBN 2015 di Lingkungan Kementerian PUPR, setelah DIPA APBN-P TA 2015 ditetapkan maka setiap Satuan Kerja (Satker) wajib melaporkan e-Monitoring dan melakukan<i>update</i>data sesuai dengan nomenklatur dan kegiatan yang telah ditetapkan.</p> <p style="text-align: justify;">Dwityo menjelaskan, dalam rangka menjaga kualitas data pelaporan TA 2015 serta untuk pengelolaan data pelaksanaanTA 2015 serta untuk pengelolaan data pelaksanaan kegiatan TA 2014, perlu dilakukan konsolidasi dan verifikasi data pelaporan bagi Satker-Satker dengan rincian yaitu, pertama konsolidasi TA 2014 diantaranya menginput progres penyerapan TA 2014 berdasarkan SPM dan SP2D sesuai hasil rekonsiliasi SAI di Kementerian Keuangan terakhir, memverifikasi progres fisik TA 2014 yang belum mencapai 100 %, memverifikasi output TA 2014 dalam e-Monitoring belum sesuai dengan data sasaran yang telah ditetapkan dalam DIPA, mengimput data tenaga kerja TA 2014, dan mengimput titik koordinat dan foto pelaksanaan TA 2014, serta melakukan penguncian terhadap data pelaporan pelaksanaan kegiatan TA 2014.</p> <p style="text-align: justify;">Kedua konsolidasi TA 2015, antara lain meng-<i>upload backup</i>dari aplikasi RKA-KL sesuai APBN-P TA 2015 ke dalam aplikasi e-Monitoring, melakukan penggambungan data paket e-Monitoring dan data lelang untuk Satker-Satker yang mengalami penggabungan, menferifikasi sandingan paket dalam e-Monitoring dan e-Procurement agar tidak terdapat perbedaan, menginput data-data kegiatan strategis masing-masing Satker termasuk data prioritas Nasional yang dipantau oleh kantor staf Kepresidenan (KSP), dan memastikan kesesuaian Pagu DIPA APBN-P TA 2015, Pagu e-Monitoring dan Pagu RUP TA 2015.</p> <p style="text-align: justify;">Dwityo berharap konsolidasi data ini dapat membantu memperbaiki kualitas data yang terlaporkan dalam sistem e-Monitoring maupun e-Procurement PUPR dan meningkatkan kualitas data pemantauan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan oleh Satker-Satker yang tersebar di seluruh Indonesia. "Semoga konsolidasi data pelaksanaan kegiatan TA 2015 di lingkungan Ditjen Cipta Karya dapat menghasilkan data yang update, akurat, akuntabel dan bermanfaat untuk pelaporan," tutup Dwityo. (ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p> &nbsp;