Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Bidang Tata Bangunan dan Lingkungan Provinsi Jawa Tengah mengadakan Sosialisasi Pencegahan dalam Penanganan Resiko Kebakaran di Semarang, Senin (27/04/2015). Acara diikuti oleh sekitar 80 peserta mewakili seluruh SKPD Provinsi Jawa Tengah, serta dilaksanakan sela

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/05/jateng-sosialisasi-bsr.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Bidang Tata Bangunan dan Lingkungan Provinsi Jawa Tengah mengadakan Sosialisasi Pencegahan dalam Penanganan Resiko Kebakaran di Semarang, Senin (27/04/2015).</p> <p style="text-align: justify;">Acara diikuti oleh sekitar 80 peserta mewakili seluruh SKPD Provinsi Jawa Tengah, serta dilaksanakan selama 2 hari, dimana pada hari pertama merupakan penyampaian materi dari beberapa narasumber sedangkan praktek simulasi pencegahan dan penanganan kebakaran dilaksanakan di hari kedua.</p> <p style="text-align: justify;">Sosialisasi dibuka oleh Kepala Bidang Tata Bangunan dan Lingkungan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Tengah Ronto Dumadi mewakili Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Tengah. Ronto menjelaskan, tujuan dari sosialisasi ini salah satunya adalah untuk meningkatkan kemampuan para pengelola gedung di instansi masing-masing dalam pelaksanaan tugas pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Pada sosialisasi ini disamping peserta diberi pemahaman proteksi pasif dan aktif di dalam suatu bangunan gedung, kesigapan penghuni sebagai tindakan penanggulangan dini dalam penanganan kebakaran untuk meminimalkan resiko yang lebih besar.</p> <p style="text-align: justify;">"Disamping itu, peserta dilatih untuk tanggap bencana kebakaran melalui simulasi yang akan diberikan oleh Dinas Kebakaran Kota Semarang, sehingga diharapkan peserta dapat bereaksi cepat terhadap bencana kebakaran tersebut untuk meminimalkan resiko yang dapat terjadi," kata Ronto.</p> <p style="text-align: justify;">Ronto berharap agar peserta sosialisasi dapat memanfaatkan dengan baik segala informasi dan pengetahuan yang berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran, sehingga informasi dan pengetahuan tersebut dapat disebarluaskan di instansi dan lingkungan masing-masing. (tata_randal jateng/ari)</p> &nbsp;