Presiden RI Joko Widodo mengunjungi Provinsi Maluku Utara pada Kamis (7- 8/05/2015) selama 2 hari. Kedatangan Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, didampingi beberapa Menteri Kabinet Kerja, diantaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pertan

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/05/malut-bsr.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Presiden RI Joko Widodo mengunjungi Provinsi Maluku Utara pada Kamis (7- 8/05/2015) selama 2 hari. Kedatangan Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, didampingi beberapa Menteri Kabinet Kerja, diantaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kelauatan dan Perikanan Susi Pujiastuti dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.</p> <p style="text-align: justify;">Rombongan Presiden disambut oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba yang didampingi oleh Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Provinsi Maluku Utara.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp. 3 Triliun untuk pembangunan infrastruktur di Maluku Utara. Anggaran ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk membangun Indonesia di kawasan timur. Anggaran ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sehingga percepatan pembangunan bisa terlaksana. Terkait dengan pencanangan Sofifi sebagai Kota Baru, Presiden meminta agar pemerintah daerah membangun Sofifi dengan perencanaan yang matang dengan tetap didasari dengan karakter dan identitas daerah. Selanjutnya, didampingi oleh Ibu Negara, para Menteri Kabinet Kerja dan Gubernur Maluku Utara, Presiden Jokowi kemudian melakukan peletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Masjid Raya Sofifi yang terletak di Desa Galala.</p> <p style="text-align: justify;">Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Pulau Tidore, dengan agenda penganugerahan gelar kehormatan Biji Nagara Madofolo, yang artinya anak terbaik bangsa yang dinobatkan oleh Sultan Tidore H. Husain Syah.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara Gubernur Maluku Utara mengungkapkan, kedatangan Presiden Jokowi dan rombongan membuktikan bahwa sebagai wilayah yang dulunya pernah terjadi konflik, Maluku Utara saat ini aman dan sangat kondusif. "Sekarang yang harus dilakukan adalah memantapkan Sumber Daya Manusia aparatur pemerintahan khususnya yang akan menangani pembangunan inftrastruktur untuk dapat mengelola anggaran tersebut sehingga hasilnya benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat secara optimal," tutur Abdul Ghani. (Yusniaty Tauda/ Randal Malut/ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p> &nbsp;