Satuan Kerja (Satker) Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi NAD mengadakan rapat Sinkronisasi Program dan Anggaran Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2015, di Gedung Serba Guna Dinas Cipta Karya Aceh, Kamis (16/04/2015). Acara dihadiri oleh Kepala Bappeda dari 23 k

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/05/nad-bsr.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Satuan Kerja (Satker) Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi NAD mengadakan rapat Sinkronisasi Program dan Anggaran Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2015, di Gedung Serba Guna Dinas Cipta Karya Aceh, Kamis (16/04/2015).</p> <p style="text-align: justify;">Acara dihadiri oleh Kepala Bappeda dari 23 kabupaten/kota, Satgas Randal dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.</p> <p style="text-align: justify;">Tujuan rapat sinkronisasi program yaitu untuk meningkatkan kualitas program pembangunan infrastruktur permukiman bidang PUPR melalui koordinasi, sinkronisasi, dan sinergi antar kegiatan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah, memastikan seluruh usulan program bidang Cipta Karya sudah mendukung prioritas nasional meliputi pembangunan berbasis penataan ruang/pembangunan berkelanjutan, sehingga terwujudnya visi pembangunan nasional 2015-2019.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam Sambutannya, Kasatker Randal NAD, Sauji RA mengatakan, kepada seluruh pihak terkait dapat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, sebanyak mungkin membahas tentang permasalahan-permasalahan yang dihadapi, setiap usulan yang disampaikan benar-benar bersifat strategis dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai nantinya.</p> <p style="text-align: justify;">"Adapun hasil akhir yang diharapkan dari pelaksanaan Rapat Sinkronisasi ini untuk mendorong dan meningkatkan kualitas serta kelayakan usulan program/kegiatan yang efektif dalam mengatasi persoalan/isu wilayah yang tertuang dalam RTRW Kabupaten/Kota, dalam rangka pemenuhan target RPJMN/Renstra PUPR 2015-2019, yang berbasis penataan ruang. Serta <i>refocussing</i> dari sasaran output program Cipta Karya TA 2015-2019 dan prakiraan maju tahun 2017-2019," harap Sauji. (randalnad/ari)</p> &nbsp;