Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadakan rapat dalam rangka percepatan pencapaian progres kegiatan yang di danai oleh APBD dan APBN, di Kupang, Jumat (29/05/2015). Dalam laporan yang disampaikan oleh Kabid Bina Teknik, Muhamad Matanu menyampaikan dari 195 jumlah paket s

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/06/ntt-bsr.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadakan rapat dalam rangka percepatan pencapaian progres kegiatan yang di danai oleh APBD dan APBN, di Kupang, Jumat (29/05/2015).</p> <p style="text-align: justify;">Dalam laporan yang disampaikan oleh Kabid Bina Teknik, Muhamad Matanu menyampaikan dari 195 jumlah paket srategis dengan nilai Rp. 214.355.956,500 ada 145 Paket Strategis dengan nilai Rp. 214.355.956.500 untuk Cipta Karya paket yang di danai oleh APBN ada 26 paket dan 21 paket non fisik yang siap di kontrak.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Andreas Wellem Koreh menyampaikan bahwa penandatangan kontrak ini tidak terlepas dari Program Kawasan strategis Nasional baik di tingkat pusat sampai tingkat provinsi yang dihadapkan dengan berbagai macam isu penyerapan anggaran yang masih tergolong rendah. Sedangkan di lingkup Provinsi NTT sendiri penyerapan baru sekitar 15%.</p> <p style="text-align: justify;">"Harus diperhatikan aspek administrasi dan teknis secara baik dan benar, dokumen-dokumen yang mendukung apabila ada perubahan agar segera diproses, selain itu juga perlu<b> </b>diperhatikan waktu pelaksanaan pekerjaan harus tepat serta tidak mengabaikan kualitas dan kuantitas pekerjaan," Andreas.</p> <p style="text-align: justify;">Andreas berharap, agar kedua belah pihak dapat bekerja sama dan bersama-sama mempertanggungjawabkan komitmen kepada negara tanpa ada masalah hukum dan hasil pekerjaan dapat membawa banyak manfaat bagi masyarakat sehingga menjadi lebih baik kedepanya. (sandria-randalntt/ari)</p>