Direktorat Jenderal Cipta Karya saat ini sedang
gencar mensosialisasikan Tertib Tata Naskah Dinas Elektronis dengan
menyelenggarakan pelatihan untuk semua petugas sekretaris di lingkungan Ditjen
Cipta Karya, Selasa (8/6). Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memperlancar arus informasi yang diproses
melalui naskah dinas sehingga dapat disajikan dengan cepat, tepat, efisien dan
efektif.
Untuk
mencapai target Millenium Development Goal’s (MDG's) 2015 pelayanan air minum, dibutuhkan dana sekitar
Rp 33,8 Triliun. Dana tersebut berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum sebesar
Rp 11,8 triliun dan dari kontribusi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebesar Rp
22 triliun. Sampai tahun 2009, target pencapaian air minum sudah mencapai
47,63% dimana target MDG's 2015 adalah sebesar 60% baik melalui sistem perpipaan maupun non
perpipaan.
Kementerian
Pekerjaan Umum akan memetakan kebutuhan air baku hingga tingkat kabupaten/kota.
Hal ini bertujuan
untuk mengetahui kebutuhan air baku
tiap daerah, khususnya dalam rangka mendukung penyediaan air minum bagi
permukiman.Demikian disampaikan Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono dalam acara
Workshop Sinkronisasi Program Air Baku untuk Air Minum Wilayah Timur yang
berlangsung di Bali, Rabu (2/6).