Skip to content

Buletin Cipta Karya

images/bulletin/depanbulletin2.jpg
Perbaikan Sarana Air Minum Pelabuhan Masuk Dalam Program 100 Hari Dep PU
12 / 11 / 2009
menteri2.jpgDalam program 100 hari Departemen Pekerjaan Umum, program perbaikan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan terkait penyediaan sarana air minum merupakan program 100 hari yang masuk dalam Bidang Cipta Karya. Output dari program tersebut yaitu perbaikan sarana air minum untuk pelabuhan perikanan yang berada di 44 lokasi. Program ini ditargetkan selesai akhir Januari 2010.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, dalam bidang sarana air minum untuk perikanan ini sebenarnya merupakan kewenangan Departemen Perikanan dan Kelautan (DKP). Karena pihak DKP membutuhkan air baku dan air minum untuk masalah perikanan maka Dep PU berkewajiban untuk menyediakaannya. menteri.jpg

“Untuk lokasi sebanyak 44 titik itu DKP yang menentukan. Untuk tahun 2010 ini aka ada 44 lokasi, untuk 2011 nanti tambah lagi. Karena memang program kita banyak yang berkoordinasi dengan departemen atau kementrian lain, jadi ini urusan kabinet secara keseluruhan,” kata Djoko Kirmanto saat memaparkan program 100 hari dalam acara coffee morning dengan wartawan di Jakarta, Kamis (12/11).

Program Bidang Cipta Karya lain yaitu melakukan koordinasi dengan kementerian lain terkait program pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan Departemen PU pada daerah terdepan dan terluar Indonesia berupa permukiman di 250 kawasan perbatasan dan pulau kecil terluar.   

menteri1.jpgTotal program 100 hari Departemen Pekerjaan Umum berjumlah sembilan program. Selain bidang Cipta, yang menjadi program 100 hari Departemen PU bidang Sumber Daya Air yakni menyelesaikan audit teknis kondisi embung, waduk, bendung, dan bendungan serta jaringan irigasi di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilakukan di 31 Balai Besar dan Balai yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan ditargetkan selesai pada Januari 2010. Selain itu yang menjadi prioritas dalam program 100 hari di bidang SDA adalah menyelesaikan prasarana pengendalian banjir Banjir Kanal Timur dengan target dapat mengalirkan air ke laut pada masa 100 hari ini.

"Di bidang Bina Marga adalah meningkatkan kapasitas jalan lintas Sumatera dan Sulawesi sepanjang 695 Km. Kontraknya memang harus sudah selesai akhir tahun ini dan pada Desember nanti saya minta Dirjen Bina Marga untuk melakukan pengecekan” tambah Djoko Kirmanto. (dvt/rnd)

Komentar

Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar.
Silahkan login atau daftar.

< Sebelumnya   Selanjutnya >

Form Login

Nama pengguna

Password

Ingat saya
Lupa password Anda?
Belum punya akses? Buat akses