Page 8 - Slide 1

Basic HTML Version

6
Panduan Kualitas Visual
Infrastruktur Bidang Cipta Karya
Indonesia
saat
ini
mengalami
pertumbuhan
yang
sangat
pesat
dari
segi
kependudukan
maupun
pertumbuhan
ekonomi.
Trend
pertumbuhan ekonomi
selama 10
tahun
terakhir menunjukkan angka
rata-rata di atas 5%. Sedangkan pertumbuhan penduduk,
terutama di
kawasan perkotaan, mengalami pertumbuhan yang
signifikan. Situasi
ini memberikan potensi yang besar bagi pembangunan
Indonesia di
masa mendatang.
Pertumbuhanyangsignifikantanpadiikutipengelolaanyangbaikdisisi
lain melahirkan persoalan-persoalan yang menurunkan kualitas hidup
di kawasan permukiman. Degradasi
lingkungan, merebaknya
luasan
kawasan kumuh, dan kemiskinan adalah beberapa contoh persoalan
yang
timbul
akibat
tidak
seimbangnya
kecepatan
pertumbuhan
kawasan dengan daya dukung
lingkungannya.
PENDAHULUAN
Dalam
rangka
mempertahankan
kualitas
permukiman,
pemerintah
melalui
Direktorat
Jenderal
Cipta
Karya
meluncurkan
berbagai
program pembangunan sejak beberapa
tahun
ini. Bersama dengan
Pemerintah
Daerah
dan
masyarakat,
telah
dilaksanakan
berbagai
kegiatan
bidang
Cipta
Karya
oleh
pemerintah
dengan
hasil
yang
beragam.
Salah
satu
tantangan
besar
dalam
pembangunan
infrastruktur,
terutama
bidang
Cipta
Karya,
adalah
kualitas
pembangunan
yang
tidak maksimal
sehingga mempengaruhi aspek kebermanfaatan dan
keberfungsian
itu
sendiri.
Kita
sering
mendengar
sarana
prasarana
yang
dibangun
mengalami
penurunan
kualitas
sebelum
umur
konstruksinya,
sehingga
pada
banyak
tempat
berimplikasi
pada
tidak
termanfaatkannya
prasarana
dan
sarana
yang
dibangun.
Hal
ini
tentunya
memberikan
preseden
buruk
bagi
pembangunan
infrastruktur di
Indonesia.